Kini Para Klien Mau Laporkan Bos Jouska, Ada Apa Lagi Nih?

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 03 Sep 2020 08:45 WIB
CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno menyatakan telah mencapai kesepakatan damai. Uang untuk damai ini digelontorkan senilai Rp 13 miliar.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Para klien Jouska Indonesia kabarnya akan melakukan pelaporan ke Kepolisian. Pihak yang dilaporkan tidak lain adalah CEO Jouska Indonesia Aakar Abyasa Fidzuno.

Kabar itu tersebar melalui Rinto Wardana, yang merupakan advokat pendamping para korban Jouska. Pelaporan itu dilakukan setelah Aakar muncul di depan media beberapa waktu lalu.

"Menanggapi press conference yang telah dilaksanakan oleh pihak Jouska dengan paparan yang diberikan langsung oleh CEO Jouska dan pemegang saham mayoritas Mahesa Investa Aakar Abyasa, maka dengan ini kami akan membuat laporan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya terhadap Sdr. Aakar Abyasa dan beberapa individu maupun badan hukum yang terafiliasi dengan Sdr. Aakar Abyasa," tulis Rinto dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2020).

Aakar dianggap telah melakukan beberapa pelanggaran lintas undang-undang. Mulai dari UU Pasar Modal, UU ITE hingga tindak pidana pencucian uang.

"Akibat pelanggaran UU Pasar Modal maupun dugaan tindak pidana penipuan (Pasal 378 KUHP), dugaan tindak pidana berita bohong yang menimbulkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik (Pasal 27 Ayat 1 UU ITE No.11 Tahun 2008) dan dugaan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 4 UU No 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang," terangnya.

Rinto menginformasikan bahwa pelaporan itu akan dilakukan hari ini di SPKT Polda Metro Jaya. Rinto juga akan didampingi para praktisi perencana keuangan seperti Aidil Akbar Madjid, Safir Senduk, APERKEI (Asosiasi Perencana Keuangan Indonesia) dan para korban.



Simak Video "Kemenkominfo Soal Pemblokiran Website Jouska"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)