Kabar Baik! Amazon Bakal Rekrut 7.000 Pekerja

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 03 Sep 2020 22:00 WIB
SANTA MONICA, CA - SEPTEMBER 6:  The Amazon logo is projected onto a screen at a press conference on September 6, 2012 in Santa Monica, California.  Amazon unveiled the Kindle Paperwhite and the Kindle Fire HD in 7 and 8.9-inch sizes. (Photo by David McNew/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Kabar gembira untuk Inggris. Sebab, raksasa e-commerce Amazon akan merekrut 7.000 pekerja yang menjadikan total karyawan baru tahun ini menjadi 10.000.

Mengutip Reuters, Kamis (3/9/2020), jumlah pekerja Inggris mengalami penurunan terbesar sejak tahun 2009. Penurunan ini imbas pandemi Corona.

Titik terang datang dari Amazon lantaran pesanan melonjak selama lockdown. Perekrutan terbaru Amazon akan membuat total tenaga kerja Inggris menjadi lebih dari 40.000 pada akhir tahun.

Raksasa internet AS itu mengatakan 7.000 peran baru akan diperuntukkan bagi pekerja gudang, insinyur, profesional SDM dan TI, spesialis kesehatan dan keselamatan, dan keuangan.

Pekerjaan akan ditempatkan di lebih dari 50 lokasi, termasuk dua pusat distribusi baru di timur laut dan tengah Inggris dan di kantor perusahaan.

Amazon menyatakan, mereka membutuhkan lebih banyak staf untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat atas layanannya. Serta, agar usaha kecil dan menengah dapat meningkatkan skala bisnisnya.

Bulan lalu, Konfederasi Industri Inggris mengatakan retail Inggris telah memangkas sebagian besar pekerjaan sejak kedalaman krisis keuangan dan memperkirakan laju kerugian akan semakin cepat.

Retail Inggris seperti Marks & Spencer, John Lewis, Debenhams, WH Smith dan Dixons Carphone mengumumkan PHK dalam beberapa minggu terakhir yang mana mencerminkan pergeseran yang cepat dalam permintaan untuk penjualan online.



Simak Video "Hutan Hujan Amazon Kehilangan 13 Ribu Kilometer Persegi dalam 1 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)