Bakal Jadi Tuan Rumah MotoGP, Mandalika Punya Apa Aja Sih?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 08 Sep 2020 09:50 WIB
Akses ke Kawasan Wisata Mandalika
Foto: Dok. Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta -

Perhelatan MotoGP 2021 bakal dilaksanakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski ada pandemi Corona, pembangunan kawasan ini terus dikebut.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengungkapkan bahwa beberapa infrastruktur dasar di kawasan itu telah berhasil dibangun.

"Untuk mempercepat pengembangan The Mandalika, ITDC telah membangun infrastruktur dasar kawasan serta membangun fasilitas umum guna menarik minat wisatawan dan investor," ujar Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer kepada detikcom, Selasa (8/9/2020).

Hingga saat ini, telah dibangun sejumlah infrastruktur dasar antara lain pembangunan dan penataan jalan dalam kawasan sepanjang 11 km, jalur pipa distribusi air bersih, jaringan listrik PLN, dan instalasi pengolahan air bersih berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) tahap I.

Dalam kawasan itu juga telah disiapkan sejumlah fasilitas umum antara lain Masjid Nurul Bilad berkapasitas 4000 orang, Kuta Beach Park, the Mandalika, yang dilengkapi arena bermain anak-anak, tempat bilas, loker untuk menyimpan barang, dan toilet, serta Balai Penyelamatan dan Pengamanan Wisata (Balawista) dengan fungsi sebagai Pos Penyelamatan, Pos Kesehatan, Pusat Informasi Wisata, dan Pengamanan Pantai.

Kawasan The Mandalika juga memiliki Bazaar Mandalika dengan kapasitas 330 Lot yang difungsikan untuk menampung produk UMKM.

"Makin lengkapnya fasilitas umum ini mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke The Mandalika," sambungnya.

Pengembangan The Mandalika juga diperkirakan akan makin pesat seriring kuatnya dukungan pendanaan yang didapat ITDC dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) berupa fasilitas pembiayaan senilai US$ 248,4 juta atau setara Rp 3,6 Triliun (kurs Rp14.500/US$) dalam payung program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) dan pembiayaan ekspor dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui skema National Interest Account (NIA) dengan besaran mencapai Rp 1,18 triliun.

"Pembiayaan MUTIP oleh AIIB ini merupakan pembiayaan pertama secara mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Muncul di Situs Penjualan Tiket MotoGP, Sirkuit Mandalika Sudah Siap?"
[Gambas:Video 20detik]