Raih Target Ekspor US$ 14 M, Industri Tekstil Butuh US$ 5 M
Rabu, 11 Jan 2006 16:37 WIB
Jakarta - Target ekspor tekstil sebesar US$ 14 miliar diperkirakan baru akan tercapai pada tahun 2009. Saat ini, ekspor tekstil masih US$ 7,6 miliar. Untuk mencapai target US$ 14 miliar, industri tekstil membutuhkan dana segar hingga US$ 5 miliar.Demikian disampaikan Menperin Fahmi Idris usai melakukan pertemuan membahas kredit untuk industri tekstil di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/1/2006).Dalam pertemuan tersebut disepakati untuk mengaktifkan kembali tim kecil tekstil yang terdiri dari BI, Depperin, Asosiasi Tekstil Indonesia dan perbankan. Fahmi mengungkapkan, dari pertemuan tim kecil telah mengidentifikasi ada 13 masalah. Beberapa masalah itu antara lain perburuhan, penyelundupan, lingkungan hidup, revaluasi aset, pembebasan bea masuk, energi, infrastruktur, relokasi, restrukturisasi, pajak, dan kepabeanan. "Hal-hal inilah yang minta dibereskan dulu, baru melangkah ke pembiayaan," kata Fahmi.Selain masalah itu, tekstil juga mendapat permasalahan berat yakni berkaitan dengan modal kerja. Selain itu, industri tekstil umumnya mendapatkan sumber dana jangka pendek. Padahal industri ini butuh pendanaan yang sifatnya jangka menengah dan panjang.Untuk itu, tim kecil tekstil ini sedang merumuskan agar perbankan bersedia melakukan pembiayaan jangka pendek menengah. "Pertemuan kali ini kita sudah menyepakati industri tekstil tidak digolongkan dalam sunset industry, tapi merupakan industri yang berisiko tinggi dikarenakan punya pesaing dahsyat seperti Cina dan penyelundupan," ungkap Fahmi.Untuk itu, lanjut Fahmi, dalam pertemuan dengan Menko Perekonomian Boediono beberapa waktu lalu telah dibahas mengenai Keppres No 24 tahun 2005 tentang pengaturan kelancaran ekspor impor serta pemberantasan penyelundupan secara intensif. Dirjen Industri Logam, Mesin dan Tekstil Anshari Bukhari menambahkan, perbankan dan BI minta kepastian dari keseluruhan masalah tekstil dan mana yang akan difokuskan.
(qom/)











































