Pertamina Kerek Keuntungan 2006 Rp 15 Triliun

Pertamina Kerek Keuntungan 2006 Rp 15 Triliun

- detikFinance
Kamis, 12 Jan 2006 15:38 WIB
Jakarta - Pertamina menargetkan laba bersih tahun 2006 mencapai Rp 15 triliun. Keuntungan ini lebih tinggi sekitar 33 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 11,3 triliun."Target itu sesuai rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP), tapi dengan asumsi penjualan kepada pemerintah memperoleh margin 15 persen," kata Direktur Keuangan Pertamina Alfred Rohimone, di Gedung Departemen Keuangan (Depkeu), Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (12/1/2006).Untuk total pendapatan di Tahun Anjing Api ini, Pertamina memproyeksikan mencapai penjualan Rp 350 triliun, yang hampir menyamai volume APBN. Pendapatan tersebut diperoleh dari sektor hulu dan hilir.Sedangkan biaya modal atau capital expenditure (capex) tahun 2006 dianggarkan sebesar Rp 8 triliun, yang pendanaannya berasal dari eksternal dan internal perseroan.Alfred juga menjelaskan, utang Pertamina ke pemerintah mencapai Rp 16 triliun. Namun jumlahnya bisa berkurang, jika utang tersebut di-offset (ditutup) dari penggunaan BBM oleh instansi pemerintah seperti PLN dan TNI."Jika utang tersebut di-offset, utang Pertamina ke pemerintah sebesar Rp 2,6 triliun," kata Alfred.ImporAlfred juga menjelaskan, saat ini terjadi penurunan permintaan BBM dari masyarakat pascakenaikan harga BBM pada tahun lalu.Dampak lainnya adalah, tidak adanya pengoplosan dan makin berkurangnya penyelundupan minyak.Menurut Alfred, jika harga BBM domestik sudah mendekati harga pasar internasional, maka impor dalam waktu mendatang tidak diperlukan lagi."Karena demand-nya orang mau ngisi bensin sekarang tidak banyak, mereka lebih irit, oplosan tidak ada dan selundupan tidak banyak," tukas Alfred.Komitmen impor Pertamina pada Januari sebesar 8,4 juta barel dan pada Februari turun menjadi 7,6 juta barel. (ir/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads