Bulog Akui Dampak OP Beras Belum Bisa Turunkan Harga

Bulog Akui Dampak OP Beras Belum Bisa Turunkan Harga

- detikFinance
Kamis, 12 Jan 2006 16:39 WIB
Jakarta - Badan Urusan Logistik (Bulog) mengakui harga beras belum bisa turun sejak dilakukan operasi pasar (OP) pada 8 Januari lalu. Namun OP ini dinilai berhasil mengerem harga beras tidak terus meroket."Harga akan dilihat penurunannya setelah dilakukan OP lebih dari seminggu. Yang pasti OP sudah bisa mengerem kenaikan harga. Ini bisa dicek di Pasar Induk Cipinang," kata Kepala Divisi Perencanaan Operasi Publik Perum Bulog, Djoni Djunarsa.Hal itu diungkapkan Djoni di kantornya, Gedung Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/1/2006).Terjaganya harga beras, menurut Djoni, terlihat selama empat hari pada 6-10 Januari, harga beras di Pasar Induk Cipinang untuk kualitas medium tetap Rp 3.800 per kilogram.Bulog baru melakukan OP di wilayah Jakarta dan Wamena. Sedangkan daerah yang sudah meminta dilakukan OP adalah Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur dan Jawa Tengah.Mengenai penilaian masyarakat bahwa beras OP Bulog tidak laku karena kualitasnya kurang baik, Djoni membantahnya."Yang menilai adalah yang biasa makan beras Cianjur. Bedakan dong beras Bulog yang disimpan dengan beras di pasar yang habis digiling langsung masuk pasar, ada perbedaan kadar air," tegas Djoni.Kadar air beras Bulog mencapai 14 persen, sedangkan beras yang di pasar sebesar 15-16 persen. Beras Bulog juga lebih mekar jika dijadikan nasi.Menurut Djoni, pihaknya akan melakukan OP sampai harga beras stabil. Dalam melakukan OP ini, Bulog juga menggunakan sistem mobile, yakni menggunakan kendaraan ke pasar-pasar.Sementara itu OP di 15 pasar di DKI, mulai Kamis ini dikurangi menjadi 9 pasar, yakni Pasar Minggu, Pasar Manggarai, Pasar Tanah Abang, Pasar Cakung, Pasar Mede Fatmawati, Pasar Slipi, Pasar Jembatan Lima, Pasar Grogol, dan Pasar Palmerah.Pasar yang diberhentikan OP-nya karena penyerapannya cukup kecil hanya laku 200 kilogram. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads