Penjelasan Rinci KKP soal Heboh Kabar China Larang Seafood RI

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 19 Sep 2020 19:50 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan/Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) angkat suara terkait berita larangan masuk bagi produk makanan laut (seafood) Indonesia ke China. Sebelumnya, dikutip dari Strait Times, China melarang masuk produk makanan laut (seafood) yang berasal dari eksportir Indonesia, PT Putri Indah. Pasalnya ditemukan jejak patogen virus Corona pada kemasan produk seafood tersebut.

Menurut Kepala Pusat Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Widodo Sumiyanto, larangan itu hanya berlaku bagi produk seafood olahan yang berasal dari eksportir PT Putri Indah saja dan tidak berdampak terhadap perusahaan lain.

"Yang dilarang hanya PI (PT Putri Indah)," kata Widodo kepada detikcom, Sabtu (19/9/2020).

Widodo menjelaskan kebijakan pemerintah China terhadap produk seafood PT PI hanya berlaku 1 minggu. "GACC (General Administration of Customs of the People's Republic of China) China membekukan selama 1 minggu untuk PI, 1 minggu dilarang masuk, 1 minggu ini tidak boleh ngirim," terangnya.

Saat ini, pihak dari Pusat Pengendalian Mutu BKIPM KKP juga sedang melakukan investigasi terhadap dugaan patogen virus Corona di kemasan produk seafood tersebut

"Kami diberikan batas waktu untuk investigasi satu minggu. Investigasinya sudah dilakukan dari kemarin," kata Widodo.

Widodo menambahkan proses investigasi masih berjalan, dan sejauh ini belum bisa membeberkan temuan awal dari investigasi yang dilakukan.

"Kami sedang lakukan investigasi, setelah itu kami laporkan hasil investigasinya termasuk penjelasan kenapa-kenapanya," tuturnya.



Simak Video "Bikin Laper: Kerang Kampak Bakar Keju di Alam Sutera"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)