BLT Tahap 4 Kapan Cair?

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 12:31 WIB
Para pekerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, mulai beraktivitas normal. Para pekerja kantoran ini terlihat hilir mudik.
Foto: Pradita Utama/BLT Tahap 4 Kapan Cair?
Jakarta -

Bantuan Langsung Tunai (BLT) saat ini sudah masuk ke tahap 4. BLT akan diberikan kepada 2,8 juta pekerja.

Kementerian Ketenagakerjaan dalam Instagram resminya menyebut BLT tahap 4 masih dalam proses. "Tahap IV dalam proses ceklis data sebelum diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk disalurkan melalui Bank Penyalur ya Rekanaker," tulis akun resmi Kementerian Ketenagakerjaan, pada Selasa (22/9/2020).

Dalam keterangan resmi kepada media, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, proses ceklis data akan selesai maksimal hari ini.

"Untuk penyaluran tahap IV, kita lakukan secepatnya apabila proses check-list yang membutuhkan waktu paling lama 4 hari kerja telah selesai. Jadi, jika minggu kemarin data diserahkan ke kami pada hari Rabu, maka proses check-list maksimal selesai hari Selasa (besok)," katanya dalam rilis Senin (21/9/2020).

Melalui Instagram, Ida mengatakan, telah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan untuk 2,8 juta calon penerima BLT Tahap 4 pada hari Rabu (16/9/2020). Pihaknya akan segera melakukan ceklist data tersebut maksimal selama 4 hari kerja untuk melihat kesesuaian data yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Ida, pihaknya telah menerima 11,8 juta data calon penerima subsidi gaji atau upah dari BPJS Ketenagakerjaan. Rinciannya, tahap 1 Kemnaker menerima 2,5 juta data, tahap 2 menerima 3 juta data, dan tahap 3 sebanyak 3,5 juta data. Saat ini, penyaluran subsidi gaji atau upah dari ketiga tahap sudah berjalan.

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan penyaluran BLT kepada 15.725. BLT diberikan kepada pekerja Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan. Total pemberian Rp 2,4 juta yang diberikan setiap dua bulan sekali.

Jika menelaah pernyataan Menteri Ida, BLT tahap 4akan cair pada pekan ini. Namun belum diketahui waktu penyalurannya.

Selain pekerja, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan subsidi gaji atau BLT untuk 1,8 juta guru honorer. Nantinya, BLT itu akan dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Nantinya setiap guru honorer akan mendapatkan insentif sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, atau totalnya Rp 2,4 juta.



Simak Video "15,7 Juta Pekerja Menerima Bantuan Upah Rp 600 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)