Protes PHK Sepihak, Ratusan Buruh Pabrik Turun ke Jalan

Robby Bernardi - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2020 14:03 WIB
Buruh pabrik di Pekalongan turun ke jalan protes PHK
Foto: Robby Bernardi/detikcom: Buruh pabrik di Pekalongan turun ke jalan protes PHK

Ditambahkan Ali Sholeh, pihak perusahaan sendiri melakukan PHK bukan karena merugi ditegah pendemi corona. Melainkan pergantian dari tenaga manusia ke mesin.

"Bukan karena merugi karena pendemi. Buktinya beberapa mesin pengganti tenaga manusia didatangkan. Beberapa bangunan baru tengah proses pembuatan. Artinya perusahaan mampu, bukan karena merugi," jelasnya.

Perwakilan buruh kemudian ditemui oleh petugas pengawas tenaga kerja wilayah Pekalongan. Eni Nurhayati selaku Kabid Hubungan Industrial, usai menemui perwakilan para buruh, mengatakan pihaknya menerima aduan dari para buruh.

"Terkiat dengan PHK, pihak pekerja dan perusahaan sedang proses bipartit, belum ada titik temu. Pihak perusahaan masih bersedia untuk bersedia bipatrit, bila tidak ada titik temu,pekerja bisa mencatatkan ke dinasaker kabupaten Pekalongan," jelas Eni.

Mediasi itu akan dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, mengingat lokasi perusahaan berada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Eni menjelaskan, bila tidak ada titik temu, maka akan ada perjanjian bersama.

"Bila tetap tidak ada titik temu juga, mediator akan menerbitkan surat anjuran tertulis, yang aka diserahkan ke pekerja maupun pengusaha," katanya.

"Dalam waktu 10 hari, para pihak harus menjawab, apakah menerima anjuran atau tidak. Apabila tidak berarti tidak menerima anjuran. Dan jika demikian, pihak yang dirugikan bisa mengajukan ke pengadilan hubungan industrial. Untuk Jawa te ah adanya di Semarang," sambung Eni.

Usai menyampaikan aspirasinya, ratusan para buruh membuatkan diri. Para buruh, kemudian akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, untuk proses selanjutnya.

Halaman


Simak Video "Buruh Pabrik di Purwakarta Ditemukan Tewas, Mulutnya Keluar Darah"
[Gambas:Video 20detik]

(hns/hns)