Krisis Nuklir Iran Resahkan Pasar Minyak Dunia

Krisis Nuklir Iran Resahkan Pasar Minyak Dunia

- detikFinance
Sabtu, 14 Jan 2006 11:19 WIB
Jakarta - Harga minyak mentah di pasar internasional secara perlahan-lahan mulai turun.Namun pelaku pasar saat ini resah, atas terjadinya krisis nuklir di Iran. Pembukaan segel Badan Keamanan PBB di sejumlah fasilitas nuklir negara kaya minyak ini akan membuat pasar minyak dunia menjadi tidak sehat.Harga minyak jenis light sweet crude untuk kontrak bulan Februari turun di level US$ 63,92 per barel di pasar New York Mercantile Exchange dari harga sebelumnya yang sebesar US$ 64,21.Di London, untuk kontrak bulan Februari harga minyak jenis London Brent jatuh sebesar 36 sen sehingga menjadi US$ 62,26 per barel.Namun penurunan harga minyak ini tidak akan berlangsung lama. "Akan ada tekanan di pasar dalam jangka pendek ini," kata Antoine Halff, direktur Eurasia Group di New York seperti dikutip kantor berita AP, Sabtu (14/1/2006).Halff menekankan, akan ada pengaruh yang signifikan terhadap pasar sehingga berada dalam kondisi "contango" dimana harga minyak akan tinggi sehingga akan menurunkan permintaan akan minyak itu sendiri. Jumat kemarin Iran -negara keempat produsen minyak- memutuskan menghentikan kerjasama inspeksi nuklir dengan PBB. Langkah berani Iran ini memicu Badan Keamanan PBB memberikan sanksi terhadap Iran. (mar/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads