Bisnis 4 Orang Indonesia yang Masuk Jajaran Terkaya Dunia

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 24 Sep 2020 18:00 WIB
Orang Terkaya
Foto: Kiagoos Auliansyah/Infografis
Jakarta -

Nama 4 orang Indonesia turut masuk dalam daftar orang terkaya di dunia yang dirilis oleh Bloomberg Billionaire Index. Nama keempat orang ini merupakan konglomerat RI yang bertahan di kursi orang terkaya Tanah Air selama bertahun-tahun.

Adapun empat orang tersebut antara lain Budi Hartono dan Michael Hartono, Tan Siok Tjien, dan Sri Prakash Lohia. Di lihat dari latar belakang kesuksesannya, Budi Harton, Michael Hartono, dan Tan Siok Tjien sama-sama berasal dari industri rokok terbesar di Indonesia. Sementara, Sri Prakash Lohia merupakan pengusaha sukses dari industri tekstil dan petrokimia.

Budi Hartono atau Robert Budi Hartono adalah adik dari Michael Bambang Hartono. Keduanya telah menduduki kursi orang terkaya nomor 1 dan 2 di Indonesia selama 12 tahun.

Budi tercatat memiliki kekayaan bersih hingga US$ 12,7 miliar atau sekitar Rp 190,2 triliun (kurs Rp 14.982). Ia menduduki daftar orang terkaya nomor satu di Indonesia, dan urutan ke-139 dari daftar orang terkaya di dunia versi Bloomberg. Sementara sang kakak menduduki kursi nomor 2 orang terkaya di Indonesia, dan ke-150 di dunia. Kekayaannya mencapai US$ 11,8 miliar atau sekitar Rp 176,7 triliun.

Keduanya yang dikenal dengan Hartono bersaudara adalah pemilik dari PT Djarum atau Djarum Group, sebuah konglomerasi yang menggarap banyak lini usaha di berbagai bidang.

Setelah krisis keuangan Asia pada tahun 1998, Hartono bersaudara melirik peluang bisnis lain dengan membeli sebagian saham Bank Central Asia (BCA) bersama dengan Grup Lippo saat itu.

Selain memiliki Djarum Group dan saham terbesar BCA, Hartono bersaudara juga merambah sektor lainnya seperti peralatan elektronik, properti, perkebunan, hingga teknologi informasi dan game online.

Mereka menciptakan merek produk elektronik bernama Polytron, yang sempat dikira sebagai merk asing, bukan lokal. Kemudian, Michael dan Budi juga membangun kantor e-Commerce agar mereka dapat mengikuti tren bisnis online yang terus meningkat.

Selanjutnya
Halaman
1 2