Catat! Ini Jadwal Pencairan Bantuan Kuota Internet

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2020 13:28 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjalin kerja sama dengan Netflix. Nadiem mengungkapkan ini jadi langkah awal mewujudkan kebudayaan Indonesia yang lebih inovatif.
Mendikbud Nadiem Makarim/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pemerintah memberikan bantuan kuota internet untuk pendidik dan peserta didik. Bantuan yang memakan anggaran Rp 7,2 triliun diberikan untuk empat bulan yang dimulai bulan ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan bantuan yang diberikan per bulannya dibagi dalam dua tahap. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan salah dalam memasukkan data.

"Seperti yang saya bilang sebelumnya di dalam setiap bulan ada dua tahap pemberian, ada tahap 1 dan tahap 2. Jadinya jika di tahap 1 ada nomor-nomor yang mungkin tidak aktif atau salah input bisa dikoreksi di tahap kedua di bulan itu," katanya dalam teleconference, Jumat (25/9/2020).

Lanjutnya, bantuan 4 bulan itu pencairannya dilakukan sebanyak 3 kali. Pencairan untuk bulan ketiga dan keempat dilakukan bersamaan.

"Kami ada 3 kali penyaluran di bulan pertama yaitu bulan ini, bulan kedua dan, bulan ketiga dan keempat dikirim bersamaan," terangnya.

"Tapi seperti saya bilang, bagi yang belum menerima jangan khawatir karena masih selalu ada waktu koreksi dua tahap di setiap bulan. Siapa harus bicara dengan siapa, harus bicara kepala sekolah, kepala unit pendidikan dan juga operator masing-masing satuan pendidikan," terangnya.

Dia bilang, kuota ini aktif selama 30 hari sejak dikirim. Namun, khusus yang kuota yang pengirimannya dijadikan satu atau dobel, masa berlakunya 75 hari.

"Setiap kali penerima kuota mendapatkannya paket data itu valid selama 30 hari. Di tanggal apapun penerima mendapat kuota internet itu akan valid 30 hari. Untuk kiriman terakhir yaitu bulan 3 dan 4 yang dikirim bersamaan kuota tersebut akan valid 75 hari terhitung sejak diterima," jelasnya.

(acd/ara)