Pengusaha Ritel Minta Diberi Izin Jual Wine
Sabtu, 14 Jan 2006 16:10 WIB
Jakarta - Para pengusaha ritel minta diperbolehkan untuk menjual wine. Alasannya, banyak pegawai kedutaan besar asing dan ekspatriat mengeluhkan sulitnya mendapatkan wine di pusat-pusat perbelanjaan.Keluhan itu disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Handaka Santosa dalam sela acara Forum Komunikasi bertajuk 'Peningkatan kepedulian pelaku usaha terhadap perlindungan konsumen' di Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (14/1/2006)."Kita menerima complain dari ekspatriat, mereka sulit mendapatkan wine di tempat perbelanjaan," kata Handaka di depan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.Handaka mengungkapkan, ada sejumlah peraturan yang menghambat konsumen mendapatkan wine. "Ada produk yang tidak bisa diperoleh konsumen karena peraturan pemerintah khususnya wine," ujarnya. Ia mengaku sering mendengar sindiran bahwa kalau di pesawat, wine disediakan gratis, tapi gunting sangat dilarang. Sementara di pusat perbelanjaan, orang bisa membeli gunting, tapi tidak bisa membeli wine. "Lebih membahayakan mana wine sama gunting," cetusnya.Saat dikonfirmasi wartawan usai dialog bahwa wine bisa membahayakan karena mambuat mabuk, Handaka menegaskan bahwa minuman keras itu tidak akan diminum di sembarang tempat. "Kan mereka tidak mabuk disini, tapi kan dibawa pulang. Wine kan juga bagian dari gaya hidup mereka," jaminnya.Handaka menyanggupi kalau diberikan izin akan menyediakan ruangan khusus atau usia tertentu, misalnya yang membeli harus menunjukkan KTP.Menanggapi keluhan itu, Mari mengatakan bahwa dengan adanya forum dialog ini bertujuan untuk menerima masukan, termasuk soal wine. Mengenai bentuk perlindungan konsumen, Marie mengatakan bisa dilakukan dengan pencantuman label dengan informasi yang jelas dan benar, iklan yang tidak menyesatkan konsumen, pemberian layanan purna jual dan garansi untuk produk yang penggunaannya lebih dari 1 tahun, penjualan dengan cara yang benar dan tidak mengelabui konsumen.
(qom/)











































