Bank Permata: Karyawan yang Positif Corona Berstatus OTG

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 28 Sep 2020 15:08 WIB
Karyawan Bank Permata Terpapar COVID-19
Foto: Dok. Bank Permata
Jakarta -

Puluhan karyawan PT Bank Permata Tbk dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) usai menjalani polymerase chain reaction (PCR) swab test di Permata Bank tower Bintaro, Tangerang Selatan. Manajemen Bank Permata mengatakan seluruh yang positif COVID-19 merupakan pasien orang tanpa gejala (OTG).

"Hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan dari sekitar 2.333 karyawan tetap maupun outsource di tower Bintaro yang dites 3,7% terkonfirmasi positif COVID-19 dan berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala)," ungkap Direktur Utama Bank Permata Ridha D.M. Wirakusumah dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Senin (28/9/2020).

Atas temuan tersebut, beberapa langkah diambil sebagai upaya tindaklanjuti seperti contact tracing, isolasi mandiri bagi karyawan yang terpapar, melakukan disinfektasi menyeluruh serta mengatur operasional Bank untuk menjaga kesehatan dan keamanan karyawan dan nasabah.

"PermataBank berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi Banten dan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 sesuai dengan protokol yang berlaku untuk menindaklanjuti hasil tes tersebut," tambahnya.

Meski begitu, Ridha memastikan selama ini, sejak awal adanya pandemi COVID-19, emiten berkode saham BNLI ini sudah menerapkan berbagai upaya pencegahan.

"PermataBank telah membentuk Command Centre dan Hotline COVID-19 serta mengimplementasikan tindakan-tindakan pencegahan seperti sosialisasi 3M yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak, deep cleaning rutin, split operations, Work From Home (WFH), menjaga tingkat kapasitas kantor maksimal 50%, pemasangan pemisah acrylic di cabang, pengaturan jarak di kantor dan cabang serta komunikasi berkala tentang pencegahan COVID-19 di seluruh kantor maupun cabang untuk melindungi seluruh pemangku kepentingan," paparnya.

PermataBank, katanya, juga terus mendukung kebijakan regulator dan pemerintah dengan tetap menjaga pelayanan di cabang-cabang yang beroperasi dan membantu upaya pencegahan COVID-19 di Indonesia, termasuk memberi pilihan kepada nasabah untuk beralih ke transaksi non tunai.

(fdl/fdl)