Ini Amunisi Vietnam 'Lompati' Jurang Resesi saat Pandemi

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 30 Sep 2020 15:14 WIB
Vietnam menjadi satu negara di Asia Tenggara yang boleh dibilang sukses dalam menangani virus corona, disiplin warganya menjadi salah satu kunci sukses begini potretnya.
Foto: Getty Images/Linh Pham
Jakarta -

Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai amunisi Vietnam mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di tengah banyak negara yang resesi terletak pada industri manufakturnya.

Dia menjelaskan industri manufaktur di Vietnam berkontribusi cukup besar terhadap perekonomian negaranya. Tak heran di saat banyak negara yang ekonominya negatif, ekonomi Vietnam justru tumbuh 2,6% di kuartal III-2020.

"Kalau kita lihat memang katakanlah Vietnam ini punya struktur ekonomi yang cukup menarik. Mereka banyak didukung oleh industri manufaktur yang besar, persentasenya sekitar 40% dari PDB mereka," kata dia saat dihubungi detikcom, Rabu (30/9/2020).

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet juga berpendapat demikian.

"Kenapa Vietnam dia bisa tumbuh sampai setinggi itu tentu ini berdasarkan kebijakan yang panjang dari pemerintah Vietnam melakukan reformasi di dalam negeri, mendorong investasi khususnya investasi yang kepentingan untuk Vietnam itu sendiri dalam hal ini manufaktur, dan melakukan ekspor yang lebih masif untuk produk-produk manufaktur," jelasnya.

Sementara Indonesia, dia menilai berkebalikan dengan Vietnam jika bicara industri manufaktur.

"Artinya di dalam negeri, komposisi manufaktur terhadap produk domestik bruto relatif menurun proporsi secara totalnya, dan ekspor kita juga masih tergantung terhadap ekspor-ekspor yang sifatnya komoditas. Artinya masih relatif sedikit ekspor yang sifatnya manufaktur, barang manufaktur," terangnya.

Dia menjelaskan Vietnam mengembangkan industri manufakturnya bukan secara instan, melainkan sudah dibangun berpuluh-puluh tahun lamanya.

"Akhirnya Vietnam bisa tumbuh lebih tinggi dan relatif lebih baik kalau berdasarkan angka dibandingkan Indonesia," tambahnya.

(toy/fdl)

Tag Terpopuler