Terpopuler Sepekan

Pandemi Menghadang, Lion Air Bikin Maskapai Baru?

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2020 11:30 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Maskapai berlogo singa merah, Lion Air berencana meluncurkan maskapai baru. Mengutip pernyataan sumber Bloomberg disebutkan ini adalah proyek besar pendiri Lion Air, Rusdi Kirana.

Kementerian Perhubungan menyebut memang benar ada permohonan atas penerbitan Sertifikat Operator Penerbangan baru. Namun sayang belum ada detail nama pemohon atau maskapai yang diajukan.

detikcom berusaha menghubungi pihak Lion Air terkait cuitan Gerry tersebut. Namun, mereka enggan buka suara.

"Maaf nggak bisa komentar," ujar Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait kepada detikcom.

Kabar ini tentu membuat heboh publik lantaran dikeluarkan di tengah kondisi maskapai penerbangan di seluruh dunia yang melempem akibat pandemi COVID-19.

Kabar ini pertama kali disebut oleh Pengamat Penerbangan Gerry Soejatman. Dalam akun Twitter pribadinya, Gerry menyebut jika Lion Air saat ini sedang bersiap diri untuk meluncurkan maskapai baru.

Ia juga mengunggah gambar pesawat berwarna dominan putih dengan tambahan sedikit hiasan berwarna merah khas Lion Air. Di badan pesawat itu tertulis 'Super Air Jet' yang kemungkinan menjadi nama dari maskapai baru yang tengah disiapkan oleh Lion Air tersebut.

"BREAKING: 1/2. Amidst the pandemic #LionAirGroup has been rumoured to start a new airline. Still scant info on this new mysterious airline and at what stage of the set up it is... But it looks real. Smart? Or Foolish? The branding looks damn rushed though," cuit Gerry dalam akun Twitter pribadinya @GerryS seperti dikutip detikcom, Rabu (30/9/2020).

Gerry kemudian mempertanyakan jenis pesawat apa yang akan dipakai Lion Air untuk menjalankan bisnis maskapai barunya tersebut.

"2/2. While the image shows an Airbus A320, the rumors actual fleet is shown to be 737NG instead. At this stage, who knows what it will be like. #LionAirGroup is known to keep its info leaks in riddles. So, as usual, watch this space...#LCC? #ULCC? #HybridAirline? We'll see," sambungnya.

Sebagai informasi, maskapai di Indonesia, seperti maskapai lain di seluruh dunia tengah mengalami penurunan jumlah penumpang karena terimbas pandemi COVID-19.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2020, jumlah penumpang pesawat domestik mencapai 1,99 juta penumpang. Meski mengalami kenaikan sebesar 21% dibanding Juli lalu, jumlah penumpang domestik pada Agustus 2020 masih turun 98,1% dibanding periode yang sama 2019.

(kil/eds)