Kinerja Eksportir Belum Goyah oleh Penguatan Rupiah

Kinerja Eksportir Belum Goyah oleh Penguatan Rupiah

- detikFinance
Senin, 16 Jan 2006 18:11 WIB
Jakarta - Kinerja para eksportir sejauh ini masih oke-oke saja di tengah menguatnya nilai tukar rupiah yang menggerus marjin keuntungan.Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris disela-sela kampanye makan baso, mi dan tahu bebas formalin di Gedung KOPTI, Jl Kalibata tengah, Jakarta, Senin (16/1/2006)."Beberapa produsen barang primer mengalami penurunan keuntungan dengan menguatnya rupiah terhadap dolar AS sebagai contoh misalnya produsen biji coklat akan menurun," kata Fahmi datang menggunakan mobil Range Rover B 1316 BF miliknya."Meski begitu hal ini tidak menjadi gangguan, tidak mengganggu kehidupan dan perkembangan perusahaan mereka," tambah Fahmi.Disinggung mengenai penghapusan PPN produk primer yang tertunda pelaksanaanya, Fahmi mengatakan hal itu dikarenakan DPR belum memasukan jadwal pembahasannya.Sementara mengenai rencana kenaikan TDL bagi industri, Fahmi mengatakan bahwa TDL akan diterapkan secara selektif. "Untuk produsen juga kan sudah dinyatakan bahwa tidak ada lagi pengenaan tambahan tariff pada beban puncak. Kalau itu semua dapat berjalan dengan baik dampaknya memang ada, tiap kenaikan ada dampaknya tapi tidak fatal. kalau besarannya masih belum tau," urai Fahmi. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads