Nancy Pelosi Minta Maskapai AS Berhenti PHK Pegawai

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2020 15:30 WIB
WASHINGTON, DC - DECEMBER 18:  Speaker of the House Nancy Pelosi (R) (D-CA) speaks at a press conference following the impeachment vote in the House of Representatives against U.S. President Donald Trump. The House voted in favor of two articles of impeachment against Trump on charges of abuse of power and obstruction of justice, making Trump the third U.S. President to be impeached. (Photo by Win McNamee/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Ketua DPR AS Nancy Pelosi meminta kepada maskapai penerbangan untuk menghentikan cuti dan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada pegawainya. Hal ini menyusul bantuan US$ 25 miliar akan cair dalam waktu dekat.

Mengutip Reuters, Sabtu (3/10/2020), disebutkan American Airlines dan United Airlines sudah memberhentikan 32.000 pekerja pada pekan ini. Namun mereka meyakinkan jika keputusan ini akan dibatalkan jika bantuan dari pemerintah sudah diberikan. Pembicaraan antara Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin terkait bantuan ini masih terus berlangsung.

Pandemi Corona di seluruh dunia ini memang menyebabkan lalu lintas penerbangan menurun. Hal ini benar benar membuat maskapai penerbangan hancur.


Akibat pandemi ini, American Airlines kehilangan US$ 5 miliar pada paruh pertama tahun ini. Sementara itu United Airlines kehilangan US$ 3,3 miliar. Kerugian ini diramal masih akan terjadi hingga 2021.

Sebelumnya CEO American Airlines Doug Parker mengatakan pihaknya tak memiliki pilihan lain selain merumahkan pegawai.

Parker masih mengharapkan pemangkasan pegawai ini bisa dihindari jika kongres dan Menteri Keuangan dapat mencapai kesepakatan. Kongres tersebut sedang mempertimbangkan paket stimulus triliunan dolar AS untuk membantu perekonomian.



Simak Video "Hitung Suara Belum Usai, Ketua DPR AS Sebut Biden Presiden Terpilih"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)