Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris INTI, Ada Purnawirawan TNI

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2020 20:35 WIB
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan. ANATAR FOTO/Aprillio Akbar/nz
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran Komisaris PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau INTI melalui Surat Keputusan nomor 318/MBU/10/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris.

Dua orang Komisaris PT INTI dirombak, sementara Komisaris Utama (Komut) Unggul Priyanto masih menjabat. Dua Komisaris yang diberhentikan ialah Nuning Sri Rejeki Wulandari dan Djoko Agung Harijadi. Nuning sendiri telah menjabat sebagai Komisaris INTI sejak 17 Mei 2018, dan Djoko sejak 22 Maret 2016.

Direktur Utama PT INTI Otong Iip mengatakan, perombakan ini diharapkan memberi semangat baru dalam upaya pembenahan perusahaan secara menyeluruh.

"Saya percaya dengan sumbangsih pengalaman dan energi dari formasi dewan komisaris yang baru, PT INTI bisa lebih cepat meraih kebangkitannya," ujar Otong Iip seperti yang dikutip dari keterangan resmi INTI, Jumat (9/10/2020).

Berikut susunan baru Dewan Komisaris INTI:
- Unggul Priyanto (Komisaris Utama)
- Rahmadi Murwanto (Komisaris)
- Trisno Hendradi (Komisaris)

Formasi Baru Komisari INTIFormasi Baru Komisari INTI Foto: Formasi Baru Komisari INTI (Istimewa/PT Inti)

Dua Komisaris baru INTI datang dari latar belakang yang berbeda. Trisno atau Marsekal Madya TNI (Purn) Trisno Hendradi adalah purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang terakhir menjabat sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI pada tahun 2019-2020. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Sekretariat Militer Presiden pada tahun 2016-2019 dan Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Udara (Kodiklatau) pada tahun 2016.

Sementara, Rahmadi pernah berkarir di Kementerian Keuangan pada tahun 1991, tepatnya di Badan Pendidikan dan Latihan Keuangan (BPLK). Ia pernah menjabat sebagai Direktur Politeknik Keuangan Negara STAN pada tahun 2016-sekarang. Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) pada 2014, Kepala Bidang Evaluasi dan Pelaporan Kinerja BPPK pada tahun 2011, serta Kepala Subbagian Organisasi Sekretariat BPPK pada tahun 2003.

(dna/dna)