Bioskop Boleh Dibuka Lagi, Pengusaha Langsung Siap-siap

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 11 Okt 2020 21:15 WIB
Sembilan bioskop di Kota Bandung kembali beroperasi. Pengoperasian sejumlah bioskop itu dilakukan meski Kota Bandung tengah berstatus zona merah COVID-19.
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Pengusaha buka suara soal bioskop yang kembali diizinkan buka di Jakarta. Setidaknya hampir 7 bulan bioskop telah ditutup, demi mengindari penyebaran virus Corona.

Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Indonesia Djonny Syafruddin menyatakan pihaknya bersyukur bioskop diizinkan kembali dibuka. Pihaknya juga tak masalah bila bioskop dibuka hanya dengan kapasitas maksimal 25%.

"Ya bagus lah, kami bersyukur, kami apresiasi semua pihak, akhirnya kita bisa buka meski kapasitas 25%. Ya kami akan coba 25%. Kita coba mungkin dari kapasitas 150 kursi ya artinya nggak sampe 50 kursi ya, paling 40-an itu," ujar Djonny kepada detikcom, Minggu (11/10/2020).

"Ya lumayan bisa jalan lagi, meski belum menjanjikan penghasilan yang luar biasa," katanya.

Djonny menjelaskan para pengusaha bioskop akan segera melakukan rapat koordinasi Rabu besok untuk menyiapkan pembuka kembali bioskop di Jakarta. Dia berharap bukan cuma di Jakarta, bioskop di daerah sekitar Jakarta kalau bisa juga segera diberikan izin untuk kembali buka.

"Kita akan meeting dulu hari Rabu besok kita putuskan matang, berapa yang akan dibuka di Jakarta. Kita harapkan di Bekasi dan Tangerang dan sekitar Jakarta juga ikut bisa buka juga," kata Djonny.

Dua hal besar yang akan disiapkan pihak Djonny, pertama adalah protokol kesehatan. Dia menjamin protokol kesehatan dalam bioskop sudah siap, dan akan mematuhi aturan protokol kesehatan dari Pemprov DKI Jakarta.

Menurutnya yang sulit adalah menyiapkan film yang akan diputar. Menurutnya saat ini tidak ada film yang siap diputarkan di bioskop.

Maka dari itu hari Rabu nanti pihaknya juga akan melakukan invertarisasi film yang akan diputar. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan produsen film, baik nasional maupun internasional untuk memastikan stok film untuk diputar.

"Kita belum tahu nih berapa banyak film yang siap diputarkan. Makanya Rabu nanti sekalian inventarisir lagi, minimal kita targetkan ada sekian puluh film agar berlanjut. Nanti koordinasi juga ke produsen dan importir film juga, pendekatan terus dilakukan," ujar Djonny.

"Filmnya juga ini kan memang banyak yang belum rilis, nasional aja ada 100-an yang belum rilis dan belum bisa ditayangkan," sambungnya.

Djonny enggan menyebutkan kapan waktu tepatnya bioskop akan dibuka. Dia mengatakan pihaknya akan menentukan kapan waktu bioskop buka pada saat rapat koordinasi yang dilakukan hari Rabu besok.

"Yang jelas ya secepatnya, cuma kita belum bisa menentukan lah berapa lamanya. Tunggu aja hasil meeting kita di hari Rabu, nanti saya kabari hari Rabu, sabar aja," kata Djonny.

(dna/dna)