DANA Susul Gopay Cs Jadi Rekening Insentif Kartu Prakerja

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 14 Okt 2020 11:52 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Pemerintah menggandeng platform e-wallet baru sebagai penyalur insentif Kartu Prakerja. Setelah menggandeng BNI, lalu 3 e-wallet antara lain OVO, LinkAja, dan Gopay, kini pemerintah turut menggandeng DANA untuk mengirimkan insentif Prakerja kepada penerima.

"Sejak awal telah digandeng 4 mitra yakni BNI, OVO, LinkAja, dan Gopay. Dan hari ini sampaikan kepada bapak dan ibu, DANA telah resmi menjadi mitra pembayaran di Kartu Prakerja," kata Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahuddin dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja dengan DANA yang disiarkan virtual, Rabu (14/10/2020).

Adapun insentif yang dimaksud ialah bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta, dan insentif setelah pelatihan sebesar Rp 2,4 juta yang disalurkan hingga 4 kali, yakni Rp 600.000/bulan. Selain itu, Project Manager Office (PMO) atau Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja juga memberikan insentif bagi penerima Kartu Prakerja yang menyelesaikan 3 survei evaluasi program sebesar Rp 150.000. Semua insentif tersebut hanya disalurkan melalui 5 mitra penyalur di atas.

"Semua orang dari Sabang sampai Merauke tidak ada satu pun terlewati dari penerima. Karena pandemi mengurangi mobilitas, jadi kita dipaksa go digital sekaligus membuat program lebih efisien," terang Rudy.

Berdasarkan data yang dimiliki PMO Kartu Prakerja, dari keseluruhan penyalur insentif tersebut, platform e-wallet lebih diminati penerima untuk menyalurkan dana insentif.

"Data menunjukkan 78% penerima memilih e-money sebagai rekening penyaluran dana insentif," tutup Rudy.

(eds/eds)