Wamenlu Heran RI-Jepang Tak Ada Kerja Sama Lawan Corona, Kok Bisa?

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 14 Okt 2020 14:42 WIB
Mahendra Siregar, wamenlu, wakil menteri luar negeri
Foto: Mahendra Siregar. (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta -

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mempertanyakan ke mana hubungan RI dan Jepang selama pandemi COVID-19. Sebab, tidak ada kerja sama yang terlihat berkaitan dengan penanganan krisis akibat merebaknya virus Corona.

"Kalau boleh berterus terang kami selama beberapa bulan ini agak bertanya-tanya, ke mana hubungan Indonesia Jepang yang begitu strategis, begitu kuat, begitu lama selama ini sudah terbangun di masa pandemi yang kita alami saat ini," kata Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar dalam sebuah acara yang tayang di YouTube KBRI Tokyo, Rabu (14/10/2020).

Dia menjelaskan, memang hubungan rutin yang sudah terjadi tetap berjalan antar negara. Tetapi hubungan kerja sama yang strategis yang Indonesia harapkan semakin menonjol di saat krisis saat ini hampir tidak terlihat.

"Tidak terlihat nyata dalam kerja sama pengembangan vaksin, tidak terlihat nyata dalam pembangunan kemampuan mengembangkan industri farmasi dan obat-obatan, tidak terlihat nyata dalam industri alat-alat kesehatan, dan juga tidak terlihat nyata dalam rangka membangun travel corridor agreement," paparnya.

"Dan melihat dari 5 negara yang merupakan mitra Indonesia yang dapat bekerja sama erat selama masa pandemi ini, kami sekali lagi menyayangkan tidak termasuk Jepang," lanjut Mahendra.

Indonesia, dijelaskannya tidak mau menyalahkan pihak Jepang. Menurutnya hubungan tersebut harus diperbaiki oleh kedua negara.

"Oleh karena itu mari kita perbaiki hal tadi. Kita tidak perlu mencari siapa yang salah, siapa yang kurang, siapa yang harus lebih. Sudah jelas ini adalah tanggung jawab kedua belah pihak," tambahnya.



Simak Video "Wamenlu: Kapal Selam Nuklir Australia Ganggu Stabilitas Kawasan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)