Ekonomi AS Diprediksi Membaik Saat Klaim Pengangguran Tinggi, Kok Bisa?

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 18 Okt 2020 20:30 WIB
Pengangguran
Foto: Fuad Hasim
Jakarta -

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) melaporkan 840 ribu orang telah mengajukan klaim tunjangan pengangguran minggu lalu. Angka itu terbilang masih tinggi karena masih di atas 800 ribu.

Meski begitu, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan ekonomi terus berada pada jalur pemulihan. Pasalnya, klaim pengangguran itu terus mengalami penurunan.

"Perekonomian memasuki ledakan dan pertumbuhan tampak hebat," kata Penasihat Presiden Donald Trump, Joseph LaVorgna dikutip dari CNBC, Minggu (18/10/2020).

LaVorgna memprediksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) akan melampaui 30% secara tahunan di kuartal III-2020 dan menjadi bukti bahwa kondisi ekonomi membaik. Dia juga mengutip siklus pembangunan kembali inventaris besar-besaran yang mencerminkan optimisme untuk masa depan.

Total hingga 19 September masih ada 25,5 juta pekerja yang mau mengklaim tunjangan pengangguran. Yang mengklaim tunjangan pengangguran pertama kali turun 44.270 menjadi 464.437 sejak 3 Oktober.

Florida menunjukkan lonjakan terbesar dalam klaim pengangguran minggu lalu, naik 7.827. Sementara New Jersey melaporkan penurunan 4.469.

Tingkat pengangguran yang diasuransikan dibandingkan dengan mereka yang mengumpulkan tunjangan, juga turun dari 8,2% menjadi 7,5%. Penurunan itu terendah sejak 28 Maret.

"Penurunan dalam klaim yang berkelanjutan disambut baik, tetapi klaim awal menawarkan pembacaan yang lebih baik tentang keadaan pasar tenaga kerja secara real-time," kata Kepala Ekonom Ian Shepherdson.

(dna/dna)