Deloitte Mau Tutup 4 Kantor di Inggris, Bagaimana Nasib Pegawai?

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 18 Okt 2020 22:30 WIB
The entrance to the Deloitte accountants offices. Little New Street, London. (Photo by In Pictures Ltd./Corbis via Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Perusahaan konsultan dan akuntansi global Deloitte akan menutup 4 dari 50 kantornya di Inggris. Hal itu dilakukan bukan lain karena alasan pandemi virus Corona (COVID-19).

Deloitte mengatakan akan menutup kantornya di Gatwick, Liverpool, Nottingham dan Southampton. Di situ ada sekitar 500 orang bekerja.

"COVID-19 telah mempercepat program kerja masa depan kami, mengarahkan kami untuk meninjau portofolio real estate kami," kata Mitra Pengelola Deloitte di Inggris, Stephen Griggs dikutip dari Reuters, Minggu (18/10/2020).

Meski begitu, pihaknya akan mempertahankan para staf-nya dengan kontrak bekerja dari rumah. Dengan begitu akan membuat perusahaan tidak perlu lagi banyak membayar sewa kantor.

Seperti diketahui, pandemi COVID-19 telah mengubah kehidupan kerja jutaan orang di seluruh dunia dari di kantor menjadi bekerja dari rumah (work from home/WFH). Hal itu juga yang ingin diterapkan oleh Deloitte.

Pada bulan April, Deloitte mengatakan akan memotong gaji mitra di Inggris sebesar 20% untuk melindungi pekerjaan selama krisis virus Corona.

(dna/dna)