Kenaikan TDL Difinalisasi Satu Minggu Lagi
Kamis, 19 Jan 2006 10:25 WIB
Jakarta - Pemerintah memastikan kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Namun kepastian besaran kenaikan TDL rencananya baru akan difinalisasi dalam seminggu lagi.Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pemerintah masih perlu melihat dampak kenaikan TDL terhadap inflasi, kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, competitiveness industry dan APBN."Makanya banyak yang dilihat. Kita butuh waktu satu minggu lagi," ujar Sri Mulyani usai bertemu dengan para pengusaha AS di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (19/1/2006).Dalam rapat yang berlangsung Rabu malam 18 Januari, pemerintah memastikan akan menaikkan TDL pada triwulan pertama tahun 2006 ini.Menneg PPN/Kepala Bapenas Paskah Suzetta memberi ancar-ancar kenaikan TDL. Untuk rumah tangga dengan beban 450 sampai 900 KV naik di bawah 10 persen. Sedangkan rumah tangga menengah besar di atas 900 KV kenaikannya di bawah 100 persen atau kira-kira 83 sampai 90 persen.Untuk industri persentase kenaikannya masih tetap dihitung, tapi kemungkinan besar kenaikannya di bawah 100 persen.Pemerintah juga bersedia menambah subsidi listrik untuk PLN sebesar Rp 2 triliun dari yang ditetapkan sesuai persetujuan DPR Rp 15 triliun. Sementara subsidi yang diperlukan PLN sebesar Rp 38 triliun.Sri Mulyani mengaku, pemerintah sangat dilematis dalam memutuskan kenaikan TDL ini. "Kita paham kenaikan pasti memberi beban. Tapi di sisi lain, kalau tidak dinaikkan, APBN bujet juga sangat sedikit atau terbatas untuk masalah BBM yang dipakai oleh PLN," ujar Sri Mulyani.Untuk itu, lanjut dia, pemerintah akan secara cermat menghitung besaran kenaikan TDL. "Nanti kita akan lihat, karena kemarin kami belum selesai," tandas Sri Mulyani.
(qom/)











































