Ekonomi RI Diprediksi Tembus 5% Lagi Tahun Depan, Bisa?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2020 06:30 WIB
Pandemi Corona membuat sejumlah negara masuk jurang resesi. Indonesia termasuk yang diprediksi menyusul negara-negara tetangga seperti, Singapura Malaysia hingga Thailand.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan mulai terasa. Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menargetkan ekonomi tahun depan bisa tumbuh di kisaran 5%. Selain itu, pada kuartal IV tahun ini ekonomi nasional juga disebut akan membaik dengan banyaknya indikatot ekonomi yang mulai mengalami perbaikan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan hal ini karena adanya indikator pemulihan ekonomi yang terus berlangsung setelah kontraksi 5,2% pada kuartal II 2020.

"Pada kuartal III dan kuartal IV akan semakin baik dari indikator mobilitas manusia secara umum, aktivitas ekonomi seperti hasil penjualan eceran meningkat hingga ekspor non migas mulai membaik," kata Perry dalam acara CMSE, Senin (19/10/2020).

Dia mengungkapkan hal-hal ini akan mendorong perekonomian dan membawa kembali ekonomi Indonesia ke jalur positif.

Selain itu angka inflasi pada 2021 diperkirakan berada di kisaran 3%, tahun ini angka inflasi rendah di level 2%. Selain itu rendahnya defisit transaksi berjalan ini juga akan mendorong perekonomian nasional.

Perry menyebutkan saat ini BI dan pemerintah berkoordinasi untuk memulihkan ekonomi nasional. Bank sentral juga berupaya menjaga stabilitas makro ekonomi di sistem keuangan dan pemerintah optimis jika ekonomi semakin membaik.

"Pemulihan ekonomi nasional terus berjalan dan ini juga untuk menjaga stabilitas makro," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2