Pengusaha Puji Capaian Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, Apa Katanya?

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2020 10:03 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Maaruf Amin memimpin rapat terbatas (ratas), di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/01/2020).
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Satu tahun sudah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Pengusaha memuji sejumlah capaiannya yang dinilai telah meningkatkan perekonomian dan investasi.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Mardani H Maming menilai pemerintahan Jokowi sudah berada di jalur yang benar untuk meningkatkan investasi. Hal itu terlihat dari disahkannya Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

"Ada kemajuan peningkatan dalam indeks kemudahan berusaha dalam lima tahun pemerintahan Jokowi. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sendiri menargetkan pencapaian investasi tahun 2020 sebesar lebih dari Rp 880 triliun atau sekitar 11% lebih tinggi dibanding 2019," ujar Maming dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2020).

Menurutnya, economic slow down dirasakan sejumlah pengusaha di Indonesia terutama penurunan nilai ekspor. Hal itu bukan hanya soal insentif, namun ada hal fundamental yang harus diperbaiki, di mana insentif akan sulit didapat jika regulasi belum mendukung. Untuk itu selain masalah perizinan dan insentif, pemanfaatan sumber daya yang ada dinilai perlu ditingkatkan.

"Banyak orang berpandangan UU Cipta Kerja ini merugikan. Padahal ini menciptakan lapangan pekerjaan baru seluas-luasnya," ucapnya.

Poin penting dalam UU Cipta Kerja disebut adanya jaminan lebih baik tentang pekerjaan, jaminan pendapatan lebih baik, dan jaminan lebih baik bidang sosial. Melalui UU Cipta Kerja, dinilai membuka kesempatan yang besar bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta koperasi.

Lanjut ke halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3