Jepang Akan Longgarkan Kedatangan WNI untuk Urusan Bisnis

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2020 19:08 WIB
Presiden Jokowi menerima PM Jepang Yoshihide Suga di Istana Bogor.
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Jepang memutuskan akan memperbolehkan WNI yang ingin ke Jepang dalam urusan bisnis. Hal itu menjadi salah satu kesepakatan dari kunjungan Perdana Menteri Jepang yang baru, Yoshihide Suga ke Indonesia.

Usai dijamu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Suga mengungkapkan beberapa inisiatif yang akan dilakukan Jepang sebagai bentuk realisasi kerjasama kedua negara.

Di bidang ekonomi, Jepang akan membuka pintu seluas-luasnya di sektor bisnis. Negara itu akan melonggarkan kebijakan isolasi mandiri bagi WNI yang datang ke Jepang untuk urusan bisnis.

"Kami sepakat berkoordinasi secara erat untuk memulai kembali secepat-cepatnya perjalanan dengan tujuan bisnis untuk jangka pendek dengan melonggarkan langkah isolasi mandiri selama 14 hari setelah memasuki negara tujuan," tuturnya dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (20/10/2020).

Pelonggaran itu akan dituangkan dalam kerangka perjanjian kerjasama perdagangan dan penanaman modal Indonesia-Jepang atau Jepang-Indonesia Economic Partnership Agreement (JIEPA).

Tak hanya pebisnis, Jepang juga akan melonggarkan aturan itu untuk keperluan di bidang kesehatan seperti tenaga medis.

Jokowi juga menyambut baik pembahasan upaya penguatan kerjasama di bidang ekonomi dengan Jepang. Negara itu dianggap sebagai mitra strategis Indonesia.

"Saya menekankan pentingnya spirit kerjasama untuk terus diperkuat terutama di tengah rivalitas yang semakin menajam antara kekuatan besar dunia," kata Jokowi.



Simak Video "Jepang Beri Pinjaman ke RI Hampir Rp 7 Triliun untuk Penanganan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)