Penjualan Mobil Honda 2006 Bakal Stagnan
Kamis, 19 Jan 2006 15:28 WIB
Jakarta - Produsen Honda memperkirakan penjualan mobil perseroan tahun ini akan sama seperti tahun 2005 yang sebesar 53.750 unit. Namun meski penjualan stagnan, pangsa pasar Honda diprediksi naik dari 10,1 persen di tahun 2005 menjadi 10,6 persen pada tahun ini.Angka penjualan PT Honda Prospect Motor (HPM) tahun 2005 mencapai 53.750 unit, yang mencetak rekor tertinggi untuk angka penjualan mobil di Indonesia.Penjualan tahun 2005 yang tumbuh 15,6 persen dibanding tahun sebelumnya, juga membuat Honda naik pada urutan empat teratas untuk mobil nasional.Demikian diungkapkan oleh Jonfis Fandy, Sale dan General Manager HPM, disela acara media ghatering, di Gedung BNI 46, Jakarta, Kamis (19/1/2006).Stagnannya penjualan mobil Honda 2006, menurut Jonfis, karena saat ini penjualan mobil dalam posisi pemulihan (recovery) setelah dihantam kenaikan BBM tahun lalu. Namun daya beli masyarakat terhadap mobil diprediksi akan kembali pulih pada bulan April mendatang, dibandingkan awal tahun ini yang relatif lesu. Membaiknya pasar mobil ini karena didukung oleh menguatnya rupiah, dan suku bunga yang tidak lagi naik. Mengenai rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL), Jonfis memastikan, Honda tidak akan menaikan harga jual mobilnya, tapi lebih banyak melakukan efisiensi internal. "Kita akan ubah pola jam kerja dari shift satu ke shift dua, menjadi shift satu ke shift tiga, karena ada program Dayamax PLN," ujar Jonfis.
(ir/)











































