Waspada Aksi Hacker 'Obrak-abrik' Teknologi Sistem Keuangan

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2020 22:18 WIB
kejahatan cyber
Ilustrasi/Foto: Internet
Jakarta -

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan di tengah pesatnya penggunaan platform digital dalam sistem keuangan, ada ancaman serius dari para hacker nakal.

"Saya lihat lembaga-lembaga atau kantor pemerintahan yang sistem informasi dengan mudah dapat dibobol," kata Purbaya dalam webinar HUT Golkar ke-56, Rabu (21/10/2020).

Menurutnya, pemerintah harus segera meningkatkan sistem keamanan ICT untuk mencegah aksi para hacker tersebut. Salah satu lembaga pemerintah yang menurutnya bisa meningkatkan sistem keamanan ICT ialah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Saya harap BSSN ke depan dapat meningkatkan standar keamanan sistem ICT (Teknologi Informasi dan Komunikasi) kita sehingga tidak dapat dibobol oleh hacker yang nakal. Ini merupakan ancaman serius sistem keuangan kalau kita tidak ditangani dengan baik," ujar dia.

Oleh sebab itu, paya peningkatan keamanan sistem keuangan adalah krusial. "Ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan untuk menjaga kepercayaan masyarakat pada produk digital. Antara lain perlindungan privasi data konsumen, ICT, ketergantungan pada third party developers, dan pemenuhan kebutuhan SDM nasional," jelasnya.

Langsung klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2