Di Tengah Pandemi, Bahlil Kejar Setoran Investasi Rp 817 T

Trio Hamdani - detikFinance
Sabtu, 24 Okt 2020 10:00 WIB
Bahlil Lahadalia
Foto: Soraya Novika
Jakarta -

Pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri dalam menumbuhkan investasi. Namun Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia pede realisasi investasi di Indonesia memenuhi target di 2020 sebesar Rp 817,2 triliun.

"Saya ingin mengatakan bahwa BKPM membuat target optimis itu bukan 'bim salabim' tapi selalu disertai dengan analisa, kajian, data, dan melihat peta kondisi yang ada. Jadi Insyaallah kami tidak bermaksud mengatakan over confidence tapi di akhir 2020 nanti Insyaallah Rp 817 triliun itu bisa tercapai," kata dia dalam paparan realisasi investasi secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Namun dirinya menyadari terdapat problem, di mana realisasi investasi yang tinggi tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Setelah ditelaah lebih lanjut, kondisi di atas ternyata disebabkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia yang masih tinggi. ICOR adalah rasio efisiensi investasi.

"Setelah kita melihat, kita membedah di dalam ternyata ICOR kita tinggi 6,8, biaya ekonominya tinggi. Inilah salah satu yang harus kita lakukan ke depan agar bisa sejalan antara realisasi investasi dengan pertumbuhan ekonomi," paparnya.

Sementara realisasi investasi sejak Januari hingga September yang berhasil dikumpulkan adalah Rp 611,6 triliun.

"Investasi kita dari Januari sampai September sekarang sudah mencapai Rp 611,6 triliun. Capaian ini sudah mencapai 74,8% dari target realisasi investasi kurang lebih sekitar Rp 817 triliun," tambah Bahlil.

Selain itu sudah ada tanda-tanda pemulihan pada kuartal III-2020. Penjelasannya di halaman selanjutnya>>>

BKPM mencatat pertumbuhan investasi di Indonesia pada Juli hingga September atau kuartal III-2020 mengalami pertumbuhan 8,9% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebutkan realisasi investasi pada kuartal III sebesar Rp 209 triliun. Angka ini juga naik 1,6% dibandingkan kuartal yang sama 2019.

"Kita lihat di Kuartal ketiga realisasi investasi kita itu sebesar Rp 209 triliun," kata Bahlil dalam paparan realisasi investasi secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Badan Koordinasi Penanaman Modal menargetkan realisasi investasi 2020 sebesar Rp 817,2 triliun. Angka tersebut setelah penyesuaian lantaran ada pandemi COVID-19. Awalnya BKPM menargetkan realisasi investasi Rp 886,1 triliun.

"Capaian ini sudah mencapai kurang lebih sekitar 74,8% dari target realisasi investasi kita sebesar Rp 817,2 triliun," sebutnya.

Sementara itu realisasi investasi pada kuartal II-2020 sebesar Rp 191,9 triliun. Lalu akumulasi realisasi investasi Januari hingga Juni atau semester I-2020 sebesar Rp 402,6 triliun. Angka tersebut baru 49,3% dari target Rp 817,2 triliun.

"Izinkan saya menyampaikan kepada teman-teman bahwa masa kritis realisasi investasi kita di 2020 pada era pandemi COVID itu sudah terlewatkan. Kritis kita itu di kuartal kedua dimana realisasi investasi kita hanya Rp 190 triliun," tambahnya.

(toy/fdl)