Guna Gerakkan Partisipasi Desa, Pemkab Badung Minta Ini ke BLM Kemendes

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Sabtu, 24 Okt 2020 14:59 WIB
Pemkab Badung
Foto: Pemkab Badung
Jakarta -

Pjs. Bupati Badung Ketut Lihadnyana meminta Balai Latihan Masyarakat (BLM) Kemendes PDTT mampu memfasilitasi pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan melalui proses pendampingan maupun pendekatan kepeloporan. Menurutnya, hal ini penting dalam menggerakkan partisipasi masyarakat desa.

"Pentingnya peran BLM di masa pandemi ini untuk mendorong masyarakat desa bangkit secara ekonomi dan sosial dalam menggerakkan berbagai kegiatan di tengah pedesaan sehingga terwujud masyarakat yang sehat, mandiri dan sejahtera," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2020).

Hal ini ia ungkapkan saat menerima Kepala Balai Latihan Masyarakat Denpasar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Dadang Suyatna di Puspem Badung, Jumat kemarin.

Menurut Lihadnyana, di masa pandemi ini Badung sangat terdampak karena industri pariwisata yang membuat banyak sektor sedang terpuruk. Untuk itu, pihaknya juga meminta kepada BLM Denpasar untuk mengoptimalkan peran serta pendamping desa, kecamatan dan kabupaten, agar melakukan inovasi dengan memanfaatkan dana desa.

"Di saat seperti ini pendamping desa memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis desa dengan mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki oleh desa, untuk itu pendamping desa harus inovatif dan kreatif," harapnya.

Sementara itu, Kepala BLM Denpasar Dadang Suyatna menyampaikan siap membantu pemulihan ekonomi masyarakat desa pascapandemi, pihaknya akan turun ke desa dengan memberikan pendampingan dan pelatihan secara online dan offline.

Menurutnya hal ini dilakukan agar peserta pelatihan dapat meningkatkan wawasan dan kapasitas dalam mengembangkan dirinya sebagai kader yang berperan aktif dalam mendorong partisipasi warga bergerak bangkit secara ekonomi dan sosial.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas PMD Badung untuk memetakan potensi desa yang ada di wilayah Kabupaten Badung, mengingat Badung merupakan kabupaten yang bertumpu pada pariwisata. Sehingga kita bisa mengetahui pelatihan apa yang cocok di saat pandemi COVID-19 ini," ungkap Dadang.

Kepala Dinas PMD Badung Komang Budi Argawa menambahkan untuk akselerasi pemulihan ekonomi masyarakat desa, PMD akan menjalin kerja sama secara intensif dengan BLM Denpasar dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pemberdayaan ekonomi dan sosial kepada masyarakat berbasis potensi lokal.

"Disamping memberikan pelatihan, kita akan optimalkan peran serta pendamping desa maupun kecamatan. Pendamping desa harus memiliki kompetensi dalam mendorong pengembangan ekonomi basis desa. Untuk itu pendamping harus berperan aktif dalam memetakan potensi yang ada di setiap wilayahnya," pungkasnya.

(mul/ega)