Waduh! Jumlah Penumpang Pesawat di 2020 Diprediksi Cuma Tembus 33 Juta

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 24 Okt 2020 20:00 WIB
Penumpang Lion Air Menumpuk di Bandara

Penumpang pesawat Lion Air dengan berbagai tujuan menumpuk di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Kamis (19/02/2015). Ketelantaran penumpang pesawat Lion Air ini disebabkan oleh tidak tersedianya pesawat. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memprediksi jumlah penumpang pesawat di 19 bandar udara (Bandara) yang dikelolanya hanya tembus sekitar 33,95 juta. Dari angka itu, 75% atau sekitar 25,7 juta diperoleh dari 5 Bandara dengan penumpang terbanyak.

Kelima Bandara tersebut adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Halim Perdanakusuma (HLP), Kualanamu (KNO), Silangit (DTB), dan Banyuwangi (BWX).

"Prognosis kami kalau dilihat, 5 Bandara ini akan berkontribusi 25,7 juta lebih dengan 276 ribu lebih pergerakan pesawat. Dan 25 juta ini terhadap total 19 Bandara nanti di akhir tahun, prediksi kami mendekati 33,95 juta penumpang," ungkap Direktur Utama AP II Awaluddin Iqbal dalam briefing media yang digelar virtual, Sabtu (24/10/2020).

Jumlah itu akan terjadi jika prediksi jumlah penumpang di bulan Oktober-Desember 2020 sesuai prognosis. AP II memprediksi penumpang di bulan Oktober dari 5 Bandara tersebut ialah sebanyak 1,45 juta, lalu di November 1,74 juta, dan Desember 2,5 juta penumpang.

Di bulan Oktober-Desember ini, AP II memang memprediksi ada peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan April-September. Pasalnya, ada beberapa libur panjang, dan juga stimulus pembebasan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) di 5 Bandara tersebut.

"Oktober ke November, itu kita harapkan tumbuh sekitar 20% untuk pergerakan penumpang. Jadi penumpang bisa tumbuh 20%, dan November ke Desember kita harapkan bisa tumbuh 44%," terang Awaluddin.

Namun, jika dibandingkan dengan realisasi jumlah penumpang di 5 Bandara pada Januari-Februari 2020, terlihat penurunan yang signifikan di bulan Maret-September 2020. Penyebabnya tak lain ialah pandemi virus Corona (COVID-19). Berikut datanya:
1. Januari 5,99 juta penumpang
2. Februari 5,17 juta penumpang
3. Maret 3,64 juta penumpang
4. April 562 ribu penumpang
5. Mei 100 ribu penumpang
6. Juni 497 ribu penumpang
7. Juli 1,14 juta penumpang
8. Agustus 1,56 juta penumpang
9. September 1,32 juta penumpang

Lalu, jika dibandingkan dengan jumlah penumpang di 16 Bandara AP II pada tahun 2019, di tahun 2020 ini mengalami penurunan yang signifikan. Berdasarkan pemberitaan detikcom 22 Desember 2019 lalu, AP II memperkirakan jumlah penumpang sampai akhir 2019 mencapai 90,5 juta penumpang untuk 16 Bandara. Angka itu turun 18% dibandingkan periode tahun 2018 yang sebanyak 112 juta penumpang.

(fdl/fdl)