Mengenang Kisah Sukses Lee Kun-hee, Bos Samsung yang Wafat

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 25 Okt 2020 11:26 WIB
Lee Kun Hee
Foto: Getty Images
Jakarta -

Bos Samsung Group, Lee Kun-hee meninggal dunia di usia 78 tahun pada hari Minggu (25/10/2020). Tangan dinginnya berhasil membuat perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) tersebut menjadi sebesar saat ini.

Melansir Successstory, Minggu (25/10/2020), kisahnya bermula dari Ayah Lee, Lee Byung-Chul yang mendirikan Samsung pada tahun 1938. Dalam bahasa Korea, Samsung berarti "tiga bintang". Saat itu, perusahaan tersebut biasa mengekspor sayuran, buah, dan ikan kering ke Manchuria dan Beijing.

Ketika Byung-Chul meninggal pada tahun 1987, Lee mengambil alih kendali perusahaan. Lee bergabung dengan Samsung pada tahun 1968 dan dalam waktu 2 minggu setelah kematian ayahnya, dia mengangkat dirinya sebagai pemimpin perusahaan. Menariknya, Lee adalah putra ketiga Byung-Chul.

Berbekal gelar di bidang Ekonomi dari Waseda University dan gelar MBA dari George Washington University, Lee membawa transformasi total di Samsung.

Lee mengubah Samsung menjadi perusahaan bergengsi di kancah internasional. Dapat dikatakan bahwa Samsung sekarang adalah merek Asia paling terkemuka di dunia.

Pada awal 1990-an, Samsung memproduksi barang murah dan berkualitas rendah. Lee memahami kekuatan tenaga kerja yang beragam dan menambahkan karyawan asing sebagai staf perusahaan. Hal itu membantunya memetakan kesuksesan Samsung ke tingkat yang telah dicapai saat ini.

Samsung Electronics, salah satu anak perusahaan Samsung Group, saat ini menjadi produsen dan pengembang semikonduktor terkemuka dunia, dan pada tahun 2007 berhasil menjadi bagian dari daftar 100 perusahaan terbesar di dunia versi majalah Fortune.

Perubahan haluan yang dilakukan Lee patut diapresiasi dengan fakta bahwa pendapatan Samsung saat ini 39 kali lebih tinggi daripada pada tahun 1987. Perusahaan itu menghasilkan sekitar 20% dari PDB Korea.

Setelah Samsung terlibat dalam skandal dana gelap pada tahun 2008, Lee mengundurkan diri. Lalu setelah diampuni oleh pemerintah Korea Selatan, dia kembali sebagai pemimpin perusahaan pada 2010.

Secara pribadi, Lee telah melalui masa-masa sulit dan saat ini dalam kondisi medis yang tidak menentu. Pada tahun 2005, dia didiagnosis menderita kanker paru-paru. Dirinya juga menderita infeksi saluran pernafasan dan pneumonia dalam waktu yang lama hingga akhirnya tutup usia.

Tonton video "Mengenang Perjalanan Karier Bos Samsung Lee Kun-hee" di sini:

[Gambas:Video 20detik]



(toy/zlf)