Daftar Terbaru Eks Tim Sukses Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 05:30 WIB
5 Tahun Jokowi-JK dan 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin baru saja dilewati. Berikut serba-serbi pencapaian para tokoh tersebut untuk Indonesia.
Foto: Tim detikcom
Jakarta -

Beberapa mantan tim sukses Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi komisaris BUMN. Terbaru, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Eko Sulistyo menjadi komisaris PT PLN (Persero).

Pengangkatan Eko diketahui lewat surat pengangkatan dewan komisaris PLN tertanggal 16 Oktober 2020. Surat itu ditujukan kepada Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Sehubungan dengan adanya Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) Nomor: SK-330/MBU/10/2020 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara, dengan ini disampaikan bahwa RUPS mengangkat Sdr Eko Sulistyo sebagai Komisaris," bunyi surat tersebut seperti dikutip detikcom, Senin (26/10/2020).

Dalam catatan detikcom, Eko diketahui merupakan tim pemenangan Pilpres Jokowi-JK pada 2014 lalu. Namanya tercatat sebagai salah satu tim relawan. Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai deputi IV Kantor Staf Presiden.

Selain Eko, Erick Thohir juga menunjuk Ulin Ni'am Yusron sebagai komisaris Independen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development (ITDC). Pengangkatan Ulin Yusron tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: SK-319/MBU/10/2020 tanggal 08 Oktober 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.

Ulin Ni'am Yusron mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Donni Aldian. Melalui SK yang sama, pemegang saham juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Donni Aldian sebagai komisaris independen ITDC terhitung sejak 8 Oktober 2020.

Sebelum dipercaya sebagai komisaris independen, Ulin Ni'am Yusron berkarir sebagai wartawan ekonomi hingga kemudian mendirikan situs berita online (sampai 2013). Ulin Ni'am Yusron juga sempat menggeluti dunia private investigation dan menjadi konsultan beberapa media online (2009-2013).

Ulin Ni'am Yusron juga dikenal sebagai pegiat media sosial pendukung Joko Widodo (Jokowi). Ia pernah menjadi sorotan ketika menyebarkan data pribadi seseorang yang semula dia duga sebagai pria yang mengancam penggal Jokowi. Ternyata tuduhannya salah.

Selanjutnya
Halaman
1 2