14 Ribu Pekerja Batal Kantongi BLT Gaji Rp 2,4 Juta

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 06:00 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Sebanyak 14.692 pekerja gagal mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi upah/gaji (BSU) Rp 600/bulan dengan total Rp 2,4 juta. BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan itu karena perusahaan tak kunjung menyetorkan ke BPJS Ketenagakerjaan data pekerja yang diminta divalidasi ulang.

Penjelasannya, per 19 Oktober ada 171.998 data yang dikembalikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ke BPJS Ketenagakerjaan untuk divalidasi ulang.

"Jadi ada sekitar 172.000 data retur dari Kemnaker dan ini masih terus berjalan," kata Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh melalui saluran YouTube FMB9ID_IKP, Senin (26/10/2020).

Dari data tersebut sudah dikonfirmasi oleh BPJS Ketenagakerjaan ke perusahaan. Ada sebesar 155.707 yang dikirim ulang ke Kemnaker, dan ada sekitar 1.599 yang masih proses validasi ulang di kantor cabang.

"Ada 14.692 yang memang tidak ada konfirmasi lagi dari pihak perusahaan sehingga dinyatakan tidak berhak untuk mendapatkan BSU," sebutnya.

Terdapat pula kendala dalam penyaluran subsidi gaji. Baca di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2