Mercedez Mau Caplok 20% Saham Aston Martin

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 28 Okt 2020 10:55 WIB
Mercedes-Benz EQXX
Foto: Pool (carscoops)
Jakarta -

Mercedes Benz Jerman akan meningkatkan kepemilikannya di merek mobil mewah asal Inggris Aston Martin Lagonda. Kesepakatan itu akan dilakukan secara bertahap dari 5% saham hingga 20%. Transaksi ini sebagai bagian dari rencana pemulihan Aston Martin.

Kesepakatan yang dinilai sebagai perjanjian teknologi yang strategis, akan memberi Aston Martin mempertahankan statusnya sebagai mereka mewah di Inggris. Sebelumnya pemilik tim Formula Satu Lawrence Stroll juga mengambil saham mayoritas di Aston Martin.

Kepala Strategi Produk Mercedes-Benz Cars Wolf Dieter Kurz, mengatakan kemitraan yang diperluas ini akan memberikan Aston Martin akses ke powertrain mutakhir dan teknologi perangkat lunak beserta komponennya. Termasuk hybrid generasi berikutnya dan sistem penggerak listrik

Tahap pertama dari kesepakatan investasi akan melihat Mercedes meningkatkan kepemilikannya menjadi 11,8% dengan nilai saham mencapai 140 juta poundsterling setara Rp 2,6 triliun (kurs Rp 19.099).

Dikutip dari BBC, Rabu (29/10/2020) Mercedes pertama kali bekerja sama dengan Aston Martin pada tahun 2013, dengan mengambil 5% saham dan bekerja sama untuk memproduksi pengembangan mesin.

Aston Martin yang dikenal sebagai perusahaan mobil favorit James Bond, berencana meningkatkan penjualan menjadi sekitar 10.000 pada 2025, naik dari 5.862 kendaraan yang terjual tahun lalu.

Perusahaan juga mengatakan telah memiliki strategi jangka panjang untuk meningkatkan pendapatannya menjadi 2 miliar poundsterling dan mencapai keuntungan sekitar 500 juta poundsterling dalam waktu lima tahun.

Secara terpisah, Aston Martin membukukan kerugian sebelum pajak sebesar 29 juta poundsterling untuk kuartal-III 2020 turun dari laba 43 juta poundsterling pada periode yang sama tahun lalu.



Simak Video " Aston Martin New Vantage, Harganya di Atas Rp 5 M"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)