Mulai Berbisnis? Prinsip Ini yang Harus Dimiliki Anak Muda

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikFinance
Rabu, 28 Okt 2020 21:14 WIB
Cheerful young Asian woman working at a bakery and serving fresh bakery from the display cabinet
Ilustrasi. Foto: iStock
Jakarta -

Memulai sebuah bisnis bisa menjadi tantangan tersediri. Apalagi di masa pandemi ini situasi ekonomi yang tidak menentu, bisa menjadi faktor yang menyebabkan kegagalan untuk berbisnis. Oleh karena itu, dibutuhkan ketekunan dan keteguhan.

Entrepreneur Muda sekaligus nasabah emerald milenial BNI Melvin Tenggara mengungkapkan prinsip yang harus dimiliki generasi muda jika mengalami permasalahan saat merintis bisnis.

"Saran saya sih kita harus melakukan yang terbaik di bidang bisnis kita masing-masing. Walaupun keadaan ini berat dan ada masalah, kita tetap lakukan hal yang positif pasti semua masalah akan berlalu dan jangan lari ke hal-hal yang negatif," ungkap Melvin dalam Konferensi Generasi #GaPakeNanti yang diselenggarakan BNI bekerja sama dengan detikcom, Rabu (28/10/2020).

Sementara itu, Creativepreneur Putri Tanjung mengatakan untuk merintis bisnis kuncinya adalah menjadi diri sendiri. Putri percaya jika kekuatan dari niat, akan membuat lancar proses bisnis yang dilakukan.

"Aku percaya banget the power of niat. Kalau kita niatnya baik insyaallah bisnisnya berjalan lancar. Selain meyakinkan orang lain, kita harus juga meyakinkan diri sendiri," ungkap Putri.

Menurut Putri, generasi muda juga harus percaya tentang ide bisnis yang dimiliki. Misalnya, ide apa yang mau dibawakan dan ditawarkan kepada klien.

"Kita harus menguasai apa yang kita mau jual, kita juga harus percaya sama ide itu. Kita harus tahu semua tentang ide bisnis tersebut. Karena kalau kita sendiri nggak percaya, pasti orang lain nggak bisa percaya sama ide bisnis kita," ungkap Putri.

Dalam kesempatan yang sama, Public Health Expert sekaligus Alumni Harvard University Nadhira Nuraini Afifa mengatakan generasi muda harus mempunyai growth mindset. Yang mana jika mengalami kegagalan, maka yang harus dilakukan dilakukan adalah mencari cara untuk bangkit kembali.

"Menurut aku kalau anak muda sekarang itu harus diarahkan punya growth mindset. Kalau sekarang itu kebanyakan fixed mindset, seperti saat gue bagus melakukan sesuatu di sini atau gue nggak bagus maka gue memilih harus cabut. Sementara kalau growth mindset, kalau gue nggak bagus di sini, gue harus keep on doing that thing sampai bisa capable melakukan hal tersebut," pungkas Nadhira.

Sebagai informasi, Konferensi Generasi #GaPakeNanti diselenggarakan oleh BNI dan detikcom untuk memperingati hari sumpah pemuda. Para pemuda diajak untuk mencapai hal-hal yang lebih baik bersama #BNIGaPakeNanti.

(prf/hns)