Ramai Boikot Produk Prancis, Memang Apa Saja Sih yang Ada di RI?

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2020 14:17 WIB
bendera Prancis
Bendera Prancis/Foto: Internet

Selain itu ada juga produk medis yang diimpor dari Prancis hingga bahan baku industri terutama untuk mesin dan peralatan listrik. Tak hanya itu produk-produk konsumen seperti minuman beralkohol, air dadih, hingga kosmetik dan perawatan diri juga didatangkan RI dari Prancis.

Untuk produk kecantikan asal Prancis cukup tenar di Indonesia, yakni L'Oreal hingga Garnier. Sementara untuk produk makanan ada merek-merek tenar seperti Danone yang produknya banyak tersebar di jaringan minimarket dan supermarket di Indonesia.

Produk Prancis yang masuk ke Indonesia juga menyentuh sektor otomotif, seperti Renault dan Peugeot. Ada juga Total dan elf di sektor energi.

Namun produk-produk Prancis yang sangat tenar di Indonesia adalah merek-merek high end seperti Louis Vuitton, Chanel, Hermes, Yves Saint Laurent. Ada juga merek fesyen lainnya seperti Lacoste, Pierre Cardin.

BPS mencatat sepanjang Januari-Juli 2020 nilai total impor dari Prancis ke Indonesia mencapai US$ 682 juta, turun 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Produk yang diimpor Indonesia antara lain, senjata dan peluru 282,029 kg senilai US$ 71,9 juta. Selain itu, pulp and waste paper 111,8 juta kg senilai US$ 45,9 juta. Juga ada impor mesin dan motor termasuk suku cadang 699.281 kg senilai US$ 436 juta.

Tercatat juga produk kesehatan dan farmasi sebanyak 681.044 kg, nilainya US$ 33,9 juta. Produk lainnya yaitu kedelai 120.743 kh nilainya US$ 73.370. Indonesia juga mengimpor mentega 286.790 kg nilainya US$ 238 juta.


(das/ara)