3 Hal yang Wajib Kamu Tahu soal Harga Emas di Bawah Rp 1 Juta

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2020 20:30 WIB
Logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dijual Rp 702.000/gram. Harga ini terbesar dalam sejarahnya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Harga emas Antam mulai meninggalkan level Rp 1 juta per gram. Hari ini, emas dijual seharga Rp 992.000 per gram. Berikut beberapa hal yang mesti dicatat soal harga emas:

1. Pemicu Harga Turun

Penurunan harga emas dipengaruhi oleh turunnya harga emas global. Salah satu pemicu turunnya harga emas global yakni ketidakpastian stimulus Amerika Serikat (AS).

"Stimulus yang seharusnya sudah digelontorkan rupanya sampai saat ini di AS belum, kemungkinan besar setelah tanggal 8 November, karena apa, kongres ini adalah masa jabatan terakhir, di kongres Partai Republik dan Demokrat yang masih reses sampai tanggal 8 sehingga tanggal 9 mereka baru masuk kemungkinan besar tanggal 9 baru dilakukan stimulus," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi kepada detikcom, Jumat (30/10/2020).

2. Harga Emas Stabil Tinggi

Dikutip dari Logam Mulia, harga emas di bawah Rp 1 juta sebenarnya jarang tejadi pada bulan ini. Harga emas relatif tinggi sejak awal bulan dan pergerakannya bisa dibilang stabil tinggi.

Pada awal bulan, harga emas Antam Rp 1.013.000. Pada 6 Oktober, harga emas naik sampai Rp 1.017.000 per gram. Sehari setelahnya, harga emas turun cukup dalam hingga menjadi Rp 999.000 per gram. Kemudian, harga emas kembali merangkak naik dan mencapai Rp 1.019.000 per gram pada 10 Oktober.

Harga emas kembali menyentuh di bawah level Rp 1 juta per gram beberapa hari lalu tepatnya 28 Oktober yakni di level Rp 995.000. Lalu, harganya kembali turun hari ini menjadi Rp 992.000 per gram.

3. Saatnya Beli

Ibrahim Assuaibi menilai, di saat-saat seperti ini para investor bisa mulai kembali mengoleksi emas. "Jangka dekat ini masih bisa mengkoleksi," ujarnya.

Kemudian, emas langsung segera dijual kembali ketika mencapai break event point (BEP) di atas Rp 1,05 juta. Kemungkinan harga emas akan kembali naik setelah masa pengumuman Pilpres AS.

"Tapi harus diingat bahwa kalau jangka pendek Rp 950 ribu kemudian BEP nya Rp 100 ribu kan, berarti harus di Rp 1,050 juta itu baru BEP. Harus berani berspekulan bahwa emas ini akan menguat di minggu pertama-kedua November ini akan sedikit mengangkat sentimen positif. Nah ini yang terpenting bagi masyarakat untuk mengoleksi logam mulia dalam jangka pendek," terangnya.

(acd/dna)