Terpopuler Sepekan

Heboh Utang Masa Lalu Bambang Trihatmodjo

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 31 Okt 2020 11:45 WIB
Bambang Trihatmodjo Putra ketiga mantan Presiden RI HM. Soeharto dan Siti Hartinah. File/detikFoto.
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

Pencekalan yang dilakukan Kementerian Keuangan terhadap Bambang Trihatmodjo mengundang perhatian publik. Banyak khalayak yang bertanya-tanya apa masalah yang menyebabkan putra presiden ke-2 Soeharto ini tidak boleh meninggalkan Indonesia.

Bahkan permasalahan ini pun mengundang pertanyaan dari Agustina Mayangsari, istri Bambang Trihatmodjo sendiri. Dari catatan detikcom, perkara ini berawal ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencekal Bambang untuk ke luar negeri. Bambang dicekal karena perkara piutang penyelenggaraan Sea Games 1997.

Sri Mulyani menyodorkan utang yang harus dibayar putra ketiga Presiden ke-2 RI Soeharto itu sebesar Rp 50 miliar ditambah bunga 5% per tahun. Tak terima dicekal, Bambang pun menggugat Sri Mulyani ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Pusat.

Dikutip dari SIPP PTUN Jakarta, Kamis (29/10/2020), ada dua permintaan utama yang diajukan pihak Bambang di PTUN. Gugatan Bambang memiliki nomor perkara 179/G/2020/PTUN.JKT, didaftarkan sejak 15 September lalu.

Permintaan pertama adalah menyatakan batal atau tidak sah Keputusan Menteri Keuangan No.108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020. Keputusan itu adalah landasan hukum untuk pencekalan Bambang untuk ke luar negeri.

Pihak Bambang juga meminta Kemenkeu segera mencabut Keputusan Menteri Keuangan No.108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020. Selanjutnya, pihak Sri Mulyani sebagai tergugat dijadwalkan memberi jawaban secara elektronik pada 5 November 2020 mendatang.

Selanjutnya
Halaman
1 2