Buruan Daftar! Kartu Prakerja Gelombang 11 Ditutup Siang Ini

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2020 08:56 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 11 akan ditutup siang ini. Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) menyatakan pendaftaran untuk gelombang 11 akan ditutup hari ini, Rabu (4/11) pukul 12.00 WIB.

Hal itu disampaikan sebelumnya oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP), Denni Puspa Purbasari dalam webinar bertajuk 'Peran Program Kartu Prakerja Dalam Membangun SDM di Masa Pandemi', Selasa (3/11/2020).

Perlu diketahui, pendaftaran gelombang 11 dibuka karena melihat adanya antusiasme masyarakat yang tinggi. Gelombang 11 ini merupakan tambahan yang anggarannya berasal dari pencabutan kepesertaan gelombang sebelumnya yang tidak mengikuti pelatihan setelah 30 hari.

Namun, belum diketahui pasti apakah Kartu Prakerja gelombang 11 menjadi penutup program di 2020. Denni menjelaskan terkait hal itu belum ada arahan lebih jauh dari Komite Cipta Kerja.

"Sejauh ini belum ada arahan lebih jauh dari Komite Cipta Kerja karena manajemen pelaksana hanya melaksanakan, sementara kebijakannya ada di komite," ujar Denni.

Namun, Denni menyebut kemungkinan pendaftaran Kartu PraKerja selanjutnya akan dilanjutkan 2021. Pihaknya ingin memberikan kesempatan bagi peserta yang sudah lolos terlebih dahulu untuk menyelesaikan pelatihan.

"Karena ini sudah mendekati akhir tahun dan kita ingin memberikan kesempatan yang cukup luas bagi peserta yang ingin mengambil pelatihan, jadi Kartu Prakerja akan dilanjutkan di 2021," tuturnya.

Meski begitu, Denni meminta para calon peserta Kartu Prakerja yang belum lolos di tahun ini tidak berkecil hati. Pasalnya, calon peserta bisa mendaftar kembali di tahun depan. Dia juga mengungkap data peserta yang sudah mendaftar di www.prakerja.go.id akan tetap tersimpan sampai tahun depan.

"Sehingga bagi para sobat Prakerja yang telah memasukkan data dan yang nantinya belum lolos sebagai penerima tahun ini jangan berkecil hati karena bisa mengikuti batch selanjutnya, batch 1 di 2021. Datanya teman-teman masih tetap tersimpan, jadi tidak perlu mengulang, menginput data-data dari awal," ungkapnya.

(ara/ara)