Gaji UMR Mau Beli PS5, Harus Nabung Berapa Lama?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2020 13:38 WIB
ilustrasi investasi
Foto: iStock
Jakarta -

PlayStation generasi 5 alias PS5 memang belum dirilis di Indonesia. Tapi demam PS5 sudah menjangkiti netizen di Indonesia, beberapa hari ini unggahan dengan filter IG PS5 menghiasi Instagram.

Namun, untuk memiliki PS5 tidak lah mudah, pasalnya konsol game satu ini dibanderol cukup mahal, apalagi kalau gaji hanya pas-pasan dengan UMR. Mesti nabung berapa lama?

Jawabannya, semua bisa membeli PS5 asal ada niat. Perencana keuangan Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengatakan hal itu bisa terjadi apabila seseorang mau menabung untuk membeli PS 5.

"Ya bisa aja kalau mau nabung, mau gaji UMR juga bisa," kata Andy kepada detikcom, Rabu (4/11/2020).

PS5 sendiri diprediksi akan dibanderol seharga Rp 7-10 juta per unit. Andy menyarankan untuk menabung 10% dari total gaji pokok bagi yang bergaji UMR. Hal itu sudah menimbang biaya dan gaya hidup di Jakarta.

Namun, kalau memang kemampuan keuangannya bisa menabung lebih dari itu bisa jadi lebih baik.

"Jadi misalnya taro lah dia karyawan di Jakarta UMR-nya sekarang Rp 4,4 juta, kalau mau lihat gaya hidup di Jakarta menurut saya minimal dia nabung 10%. Tapi balik lagi, kalau kemampuannya bisa nabung lebih banyak, kenapa nggak," kata Andy.

Perlu diketahui juga, dalam menabung untuk membeli PS5, sebelumnya harus memastikan dulu biaya-biaya bulanan tetap bisa dipenuhi dengan gaji yang ada.

"Pertama harus pastikan biaya yang fix dipenuhi dulu, misalnya, bayar utang, sewa rumah, kredit, pokoknya biaya yang tiap bulan mesti dibayar," sebut Andy

Apabila mau lebih cepat, maka disarankan untuk melirik instrumen investasi. Paling cocok, menurut Andy, adalah reksa dana pasar saham. Pasalnya, untuk berinvestasi di instrumen ini cukup mudah, murah, dan yang pasti imbal hasilnya cukup menggiurkan.

"Nah kan mungkin bisa lama ya itu kalau nabung begitu doang, makanya dianjurkan untuk menabung di instrumen investasi yang bisa kasih imbal hasil. Paling mudah dan murah ya reksa dana pasar saham, imbal hasilnya juga lumayan bagus, bisa 3-4%, kalau untung bisa juga 10%. Bisa lah dikejar setahun," ungkap Andy.

Selanjutnya
Halaman
1 2