Hemat Ongkos, Walmart 'PHK' 500 Robot

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2020 22:53 WIB
Jaringan toko ritel Walmart di dunia
Foto: Dok. Walmart.com
Jakarta -

Walmart memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan 500 robot yang bekerja di 4.700 gerainya. Ratusan robot itu telah beroperasi di cabang-cabang Walmart dengan tugas memeriksa dan mencatat stok produk yang tersedia di rak-rak toko.

Dilansir dari CNBC (Rabu, 4/11/2020), yang mengutip The Wall Street Journal, robot yang dipekerjakan Walmart itu dikontrak dari perusahaan Bossa Nova Robotics. Sejauh ini, Walmart menilai, manusia pun dapat menyelesaikan tugas yang sama dengan robot-robot itu

Hal itu diketahui ketika Walmart mencatat penjualan yang tinggi baik di cabang-cabang fisiknya, maupun pemesanan online selama pandemi virus Corona (COVID-19). Mulai dari tisu toilet, produk kalengan, permainan puzzle, dan sebagainya. Bahkan, penjualan perusahaan naik dua kali lipat pada kuartal II-2020.

Kondisi itu menyebabkan, stok produk kerap kali habis. Oleh sebab itu, dibutuhkan petugas untuk mengisi ulang rak-rak toko dengan cepat. Dengan membandingkan pekerja manusia dan robot, Walmart menilai ternyata pekerja manusia lebih efektif dan juga lebih hemat dari sisi pengeluaran perusahaan.

Selain itu, Chief Executive Walmart Amerika Serikat (AS) Chief Executive John Furner mengatakan, sejumlah pelanggan merasa ketakutan jika melihat robot-robot pekerja di gerainya itu.

(hns/hns)