Menaker: TDL Naik 100%, Pengangguran Naik 2%
Senin, 23 Jan 2006 11:57 WIB
Jakarta - Angka pengangguran akan bertambah 1-2 persen jika pemerintah jadi menaikkan tarif dasar listrik (TDL) hingga 100 persen. Sementara saat ini jumlah pengangguran terbuka mencapai 10,8 juta orang."Yang rentan itu terutama industri labour intensive seperti garmen dan tekstil," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno di sela cara seminar pemberdayaan pekerja migran di Hotel Gren Melia, Kuningan, Jakarta, Senin (23/1/2006).Untuk meminimalisir dampak kenaikan TDL ini, Erman mengusulkan, agar kenaikan listrik dilakukan secara bertahap."Kalau bisa kenaikan itu jangan tahun ini, TDL bisa bertahap tidak sekaligus agar tidak membebani," kata Erman.Kalaupun kenaikan tersebut tidak bisa dielakkan, Erman berharap, agar pemerintah memilih waktu yang tepat."Untuk tidak membebani perusahaan-perusahaan yang banyak menggunakan listrik, termasuk untuk menghindari PHK massal," ujar Erman.Sebenarnya, ungkap Erman, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans), Departemen Perindustrian (Depperin) dan Bank Indonesia (BI) telah melakukan kerjasama untuk memfasilitasi peremajaan industri labour intensive seperti garmen."Kita berikan bantuan yang bersifat fasilitas, seperti biaya peremajaan mesin dan sarana lainnya," tuturnya.Depnakertrans juga akan membantu pembiayaan training buruh melalui fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK). Dana yang disiapkan Depnakertrans ini mencapai Rp 50-100 miliar.
(ir/)











































