Keringat TKI Sumbang Negara US$ 2,9 Miliar di 2005

Keringat TKI Sumbang Negara US$ 2,9 Miliar di 2005

- detikFinance
Senin, 23 Jan 2006 12:44 WIB
Jakarta - Kerja keras para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ada di luar negeri, sedikitnya telah menyumbangkan devisa ke negara sebesar US$ 2,9 miliar sepanjang tahun 2005.Kiriman dana yang digelontorkan TKI tersebut naik 52,6 persen dibanding tahun 2004 yang sebesar US$ 1,9 miliar. Sayangnya pahlawan devisa ini masih belum mendapat perhatian layak dari pemerintah.Dana yang dikirimkan TKI tahun 2005 ini sekitar 8,35 persen dari total cadangan devisa RI posisi akhir tahun yang sebesar US$ 34,723 miliar. Sumbangan dana TKI yang dikirimkan ke Indonesia mengalami kenaikan yang signifikan setiap tahun. Sejak tahun 1998-1999 dana yang dikirimkan mencapai US$ 1,2 miliar, tahun 2001 sebesar US$ 2 miliar dan 2002 sebesar US$ 2,1 miliar.Sumbangan TKI sempat turun pada tahun 2003 dan 2004 yang masing-masing sebesar US$ 1,4 miliar dan US$ 1,9 miliar. Pelemahan ini terjadi karena adanya penurunan jumlah tenaga migran yang dikirim ke luar negeri."Sumbangan remitansi 2005 ini berasal dari TKI yang mencapai 2,1 juta orang," kata Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Erman Suparno di sela cara seminar pemberdayaan pekerja migran di Hotel Gren Melia, Kuningan, Jakarta, Senin (23/1/2006).Melihat potensi kiriman dana yang besar ini, Erman berharap semua pelaksanaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) memanfaatkan jasa perbankan dalam negeri."Kerja sama ini juga untuk meningkatkan remitansi TKI ke Indonesia," kata Erman.PPTKIS juga dianjurkan menggunakan fasilitas kredit yang diberikan oleh lembaga perbankan. Sehingga nantinya, tidak ada lagi calon TKI yang harus menjual tanah, sawah atau meminjam dari rentenir untuk bisa berangkat kerja di luar negeri.Erman berharap peran lembaga keuangan termasuk perbankan dalam pemberdayaan TKI dapat tercapai.Depanakertrans, menurut Erman, telah bekerja sama dengan beberapa perbankan untuk menyalurkan kredit dan pembiayaan TKI seperti dengan BNI dan Bank China Trust Indonesia. Sementara dalam waktu dekat, Depnakertrans akan bekerja sama dengan BRI. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads