Gara-gara Default, Privatisasi Garuda Sulit Dilakukan 2006

Gara-gara Default, Privatisasi Garuda Sulit Dilakukan 2006

- detikFinance
Senin, 23 Jan 2006 14:25 WIB
Jakarta - Privatisasi melalui IPO PT Garuda Indonesia tampaknya sulit dilakukan pada tahun ini. Rencana itu kandas oleh gagal bayar atau default Garuda akhir tahun 2005 lalu.Hal tersebut disampaikan Dirut Garuda Emirsyah Satar dalam pemaparannya di depan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/1/2006)."Kemungkinan besar kita akan mengundang investor strategis untuk menambah modal," kata Emirsyah.Saat ini, total utang Garuda mencapai US$ 1,2 miliar, dengan utang terbesar pada European Credit Agency (ECA). Rencananya, Garuda akan melakukan negosiasi utang dengan ECA dan kreditor dari Singapura pada 26 Januari mendatang.Garuda juga akan melakukan pembicaraan dengan Airbus dan Boeing untuk rencana penambahan armada. Emirsyah berharap kedua belah pihak mau berkompetisi agar mendapatkan term yang lebih baik dari Garuda.Sementara Deputi Menneg BUMN bidang privatisasi Mahmuddin Yasin menambahkan, privatisasi BUMN memang akan difokuskan untuk IPO. Namun IPO itu dimaksudkan untuk kepentingan perusahaan, bukan untuk alasan setoran APBN. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads