Dirut Garuda: Itu Masalah Simpel

Soal Gugatan Pailit

Dirut Garuda: Itu Masalah Simpel

- detikFinance
Senin, 23 Jan 2006 15:18 WIB
Jakarta - Soal gugatan pailit dari PT Magnus Indonesia, Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengaku pihaknya tidak bersalah. Emirsyah bahkan mengaku masalah yang mendasari gugatan pailit itu sangat sederhana."Itu masalahnya sebenarnya simpel. Mereka melakukan sesuatu, tapi kita tidak menyetujui. Jadi kalau produknya tidak jadi kami pakai, apakah harus dibayar. Padahal mereka itu wanprestasi," ujar Emirsyah.Hal tersebut disampaikan dia usai mengikuti rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/1/2006).Menurut mantan wakil Dirut Bank Danamon ini, terdapat kesepakatan kontrak yang tidak bisa dipenuhi oleh PT Magnus Indonesia. "Jadi kita tidak jadi pakai mereka," tegasnya.Namun saat ditanya detail persoalannya, Emirsyah memilih menyerahkan penjelasannya kepada Executive Vice President Business Supporting dan Corporate Affair Garuda Achirina Sucitro.Achirina pun menjelaskan, Garuda pada awalnya memiliki kerjasama pada tahun 2000 dalam program SAP. Magnus merupakan konsultan implementasi SAP yang kerjanya membantu Garuda.Dalam kesepakatan, ada dua produk yang tidak bisa di-deliver, yakni cargo revenue accounting dan engineering maintenance yang akhirnya dibatalkan."Sementara produk lain yang sudah dipenuhi sudah kami bayar. Tapi kami kok seolah-olah harus bayar utang. Padahal tidak menggunakan produknya," tambah Achirina.Gugatan pailit dari Magnus sendiri sudah masuk sejak 7 Desember 2005. Sidang atas gugatan pailit ini sudah dilakukan empat kali, yakni pada 21 Desember 2005, 4 Januari 2006, 11 Januari 2006 dan 16 Januari 2006. Sidang lanjutan akan digelar Rabu 25 Januari 2006.Merasa tidak bersalah, Achirina meminta agar kasus ini tidak dibesar-besarkan. "Biarkan saja, jangan membuat jadi ramai. Kita serahkan semuanya ke pengadilan," ujarnya.Emirsyah pun menyatakan hal yang sama. "Kita lihat saja nanti siapa yang benar," tandasnya. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads