5 Fakta Pabrik Sepatu di Tangerang Tutup dan PHK Karyawan

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 06 Nov 2020 20:00 WIB
Ilustrasi PHK
Foto: Ilustrasi PHK (Tim Infografis: Zaki Alfarabi)

4. Pegawai Dapat Pesangon

Kembali ke Hendra, ia mengatakan Disnaker Kabupaten Tangerang sedang meminta data lengkap masing-masing karyawan yang di-PHK. Nantinya, data itu akan digunakan untuk mendaftarkan korban PHK pada program-program bantuan pemerintah.

Hendra mengatakan, para karyawan yang kena PHK tersebut sudah dipastikan akan mendapatkan pesangon. "Jadi divisi-divisi yang sudah tidak operasional ya sudah selesai. Mereka dilakukan pembayaran juga, pembayaran bertahap. Informasinya mereka dapat pesangon," ungkapnya.

5. PHK di Industri Sepatu Bakal Semakin Besar?

Firman Bakrie mengatakan, jikalau PHK masih akan terjadi di industri persepatuan tidak akan sebesar sebelumnya.

"Saya rasa mungkin setelah kemarin ada penyusutan (karyawan), saya rasa mungkin kondisinya tidak akan masif terjadi PHK besar-besaran, saya rasa nggak," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (6/11/2020).

Dia menerangkan industri benar-benar tertekan di awal-awal merebaknya virus Corona, yakni bulan Maret hingga Juni.

"Sejak Maret itu sudah mulai sektor kita terganggu. Maret-April itu industri kita untuk market domestik (terganggu), kemudian Mei, Juni, Juli itu industri kita yang orientasi ekspor juga mulai terganggu," sebutnya.

Beruntungnya, pasar ekspor mulai pulih sejak September dan pesanan sudah mulai masuk. Tetapi memang pesanan yang masuk belum 100% pulih. Lantaran orderan belum benar-benar pulih kemudian terjadi efisiensi dan PHK massal.

Halaman

(hns/hns)