SBY Minta Tak Ada Spekulasi TDL
Senin, 23 Jan 2006 17:54 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) minta semua pihak tidak berspekulasi soal rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Menurut SBY, masalah kenaikan TDL masih dibahas dengan DPR."Jangan terlalu dini dikatakan naik sekian persen, sekian persen karena semua masih dalam perencanaan. Rencana kenaikan masih dibahas dengan DPR," ujar SBY.Hal itu disampaikan dia dalam konferensi pers usai menggelar dialog tertutup dengan pejabat Depkeu di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/1/2006).SBY memastikan pemerintah akan memilih alternatif terbaik yang tidak memberatkan rakyat yang sedang merasa kesulitan ekonomi, namun tetap menyelamatkan PLN dan APBN."Pemerintah akan memilih opsi yang realistis tanpa mengorbankan kepentingan APBN dan ekonomi nasional kita," ujar SBY.Dalam kesempatan dialog tersebut, SBY memberi 3 pesan kepada Menkeu Sri Mulyani. Pertama, bersama dengan menteri ekonomi lainnya, Menkeu diharapkan membuat satu langkah yang inovatif, thinking outside the box bagaimana potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pendapatan nasional."Ini penting jangan sampai negara ini gagal dalam mendayagunakan sumber alam yang dimiliki dan gagal mengelola sumber daya, sehingga sasaran yang sebenarnya bisa dicapai tidak tercapai," pesan SBY.Kedua, SBY juga meminta Menkeu untuk mulai menyiapkan agenda dan prioritas untuk APBN 2007 yang akan segera dibahas dengan DPR.Ketiga, Presiden menyambut baik usulan Menkeu untuk melakukan penataan organisasi di Depkeu. "Sehingga tidak ada bottle neck, tidak ada kemacetan dalam pengelolaan APBN," tutur SBY.
(qom/)











































